Pemanfaatan Sumber Daya Manusia Lokal dalam pendampingan belajar anak di dukuh ngudal, desa pagerukir, kecamatan sampung kabupaten ponorogo

Authors

  • Eka Prasetya Insuri ponorogo
  • Syamsul Wathoni Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo
  • Jauhan Budiwan Institut Agama Islam Sunan Giri (INSURI) Ponorogo

Abstract

 

Pendidikan dasar dan pendidikan keagamaan merupakan fondasi penting bagi perkembangan generasi anak di tingkat dukuh maupun desa, namun kesenjangan kemampuan belajar antaranak serta belum optimalnya kehadiran anak di Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) masih menjadi persoalan yang dihadapi Dukuh Ngudal, Desa Pagerukir, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, sementara di sisi lain dukuh ini memiliki sumber daya manusia (SDM) lokal berupa guru TK, guru SD, dan guru mengaji yang belum dipetakan dan dihubungkan secara sengaja. Artikel ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kondisi kemampuan belajar anak TK, SD, dan TPQ di Dukuh Ngudal, (2) mengidentifikasi dan memetakan aset SDM lokal yang dapat dimanfaatkan dalam pendampingan belajar anak, serta (3) menjelaskan penerapan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui tahapan 5D (Discovery, Dream, Design, Define, Destiny) dalam merancang bentuk pendampingan belajar yang terjadwal dan berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan empat informan, yaitu guru TK, guru SD, guru TPQ, dan wali murid, yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsungnya dalam pendidikan anak di dukuh tersebut. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkuat dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemampuan anak bervariasi pada aspek literasi, numerasi, dan keagamaan; Perubahan yang terukur setelah program berjalan meliputi peningkatan keteraturan kehadiran anak di TPQ dan bimbel serta peningkatan kemampuan dasar anak sesuai jenjangnya dibandingkan kondisi sebelum pendampingan. Artikel ini menyimpulkan bahwa penguatan pendidikan anak di Dukuh Ngudal lebih efektif dicapai melalui penghubungan dan pemberdayaan aset SDM lokal yang telah tersedia dibandingkan hanya mengandalkan sumber daya dari luar masyarakat.

Downloads

Published

2026-05-05