Pemetaan Potensi Air Terjun Midodaren dan Goa Barat sebagai Aset Wisata Alam Desa Pohijo melalui Pendekatan Asset Based Community Development (ABCD) dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah

Authors

  • Annida Salma IAI Sunan Giri Ponorogo
  • Konik Naimah IAI Sunan Giri Ponorogo
  • Kunti Nadiyah Salma IAI Sunan Giri Ponorogo

Keywords:

Hukum Ekonomi Syariah; Potensi Wisata; Desa Pohijo; Pendekatan ABCD; Mudharabah Muqayyadah

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memetakan aset alam yang dimiliki oleh Desa Pohijo, Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo, yaitu Air Terjun Midodaren dan Goa Barat, serta menganalisis potensi pemanfaatannya sebagai objek wisata di masa depan dari perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian pengabdian ini adalah Asset Based Community-driven Development (ABCD), khususnya pada tahap penemuan (discovery) melalui pemetaan komunitas (community mapping) dan penelusuran wilayah untuk menggali potensi aset tanpa melakukan intervensi fisik atau pemberdayaan yang belum berjalan. Hasil pemetaan menunjukkan bahwa Air Terjun Midodaren di Dukuh Kangkungan memiliki potensi sebagai wisata alam rekreasi, sedangkan Goa Barat di Dukuh Pakel memiliki potensi sebagai wisata trekking, jelajah alam, dan susur gua dengan latar belakang pemandangan Monumen Reog Ponorogo bagian barat. Dari perspektif HES, pemanfaatan kedua aset yang berada di bawah kepemilikan Perhutani ini dikategorikan sebagai kepemilikan umum (milkiyyah 'ammah) yang pengelolaannya diserahkan kepada masyarakat demi kemaslahatan bersama. Rencana pengelolaan di masa depan direkomendasikan menggunakan bentuk kerja sama dengan akad Mudharabah Muqayyadah antara Perhutani selaku pemilik lahan dan Pokdarwis Desa Pohijo selaku pengelola, atau menggunakan akad Ijarah al-Manfa'ah dalam bentuk retribusi tiket masuk wisata. Analisis ini menekankan pentingnya prinsip amanah, transparansi, keadilan distribusi manfaat ekonomi, serta perlindungan lingkungan guna mencegah kerusakan ekologi demi terwujudnya pariwisata berkelanjutan

Downloads

Published

2026-09-30