Praktik Barter Exposure oleh Influencer di Instagram dalam Perspektif Hukum Ekonomi Syariah di Bandar Lampung
DOI:
https://doi.org/10.37680/jshel.v4i2.10992Keywords:
Barter Exposure; UMKM; Influencer; Ijarah; Gharar; Hukum Ekonomi SyariahAbstract
Penelitian ini menganalisis praktik barter exposure antara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pihak yang melakukan promosi melalui Instagram di Bandar Lampung berdasarkan hukum ekonomi syariah. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan metode kualitatif dan desain deskriptif-analitis. Informan penelitian berjumlah enam orang, terdiri dari tiga pemilik UMKM dan tiga influencer yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui pengelompokan tema, perbandingan antarkasus, serta pengujian terhadap unsur akad dan prinsip ijarah. Temuan menunjukkan tiga pola kerja sama: pertukaran produk makanan dengan promosi Instagram; kolaborasi toko busana yang perlu dibedakan dari transaksi sewa pakaian; serta sponsorship buket bunga melalui penyelenggara kegiatan, tanpa kesepakatan langsung antara UMKM dan peserta yang mengunggah konten. Dari pihak UMKM ditemukan keterlambatan posting dan hasil promosi yang tidak sesuai harapan, sedangkan dari pihak influencer terdapat brief yang kurang jelas serta ketidaksesuaian produk yang diterima. Masalah utama yang muncul ialah belum terperincinya sebagian ketentuan, seperti bentuk dan jumlah konten, tenggat unggahan, masa tayang, dan tanggung jawab pihak yang terlibat. Tidak adanya kontrak tertulis tidak otomatis menjadikan akad mengandung gharar; yang perlu dinilai ialah kejelasan substantif para pihak, objek manfaat, imbalan, dan kewajiban. Klasifikasi sebagai ijarah al-‘amal hanya tepat apabila jasa promosi dan imbalannya jelas serta menjadi bagian dari kesepakatan para pihak.
References
Abd Ghofur, R. (2010). Akibat Hukum dan Terminasi Akad dalam Fiqh Muamalah. Asas, 2(2). https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/asas/article/view/1626
Abidin, C. (2016). Visibility labour: Engaging with Influencers’ fashion brands and #OOTD advertorial campaigns on Instagram. Media International Australia, 161(1), 86–100. https://doi.org/10.1177/1329878X16665177
Akhmad Farroh Hasan, M. SI. F. (2014). Fiqh Muammalah dari Klasik hingga Kontemporer. UIN-Maliki Malang Press, (2), 226.
Al Fasiri, M. J. (2021). Penerapan Al Ijarah dalam Bermuamalah. Ecopreneur: Journal of Sharia Economics Study Program, 2(2), 236–247.
Al-Zuhayli, W. (2011). Fiqih Islam wa adillatuhu (Jilid 5). Gema Insani.
Amiruddin, & Asikin, Z. (2016). Pengantar metode penelitian hukum. Rajawali Pers.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: dari teori ke praktik. Gema Insani. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=r3yFiZMvgdAC&oi=fnd&pg=PA1&dq=Antonio,+M.+Syafi%E2%80%99i.+(2011).+Bank+Syariah:+Dari+Teori+ke+Praktik.+Jakarta:+Gema+Insani.&ots=Iu1lzQRMp6&sig=47-iscjZVu4YRZBH7Zww9cIBQrk
Ascarya, P. (2011). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: PT. Grafindo Persada, 99.
Audrezet, A., De Kerviler, G., & Moulard, J. G. (2020). Authenticity under threat: When social media influencers need to go beyond self-presentation. Journal of Business Research, 117, 557–569.
Aulia, F. U., Ulfah, A. K., Ismail, S. M., & Hotman, H. (2024). Comparative Analysis of The Non-Performing Financing Settlement in Islamic Financial Institutions. Finansia: Jurnal Akuntansi dan Perbankan Syariah, 7(1), 41–56.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101. https://doi.org/10.1191/1478088706qp063oa
Campbell, C., & Farrell, J. R. (2020). More than meets the eye: The functional components underlying influencer marketing. Business Horizons, 63(4), 469–479.
Casaló, L. V., Flavián, C., & Ibáñez-Sánchez, S. (2020). Influencers on Instagram: Antecedents and consequences of opinion leadership. Journal of Business Research, 117, 510–519.
Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif,. Kuantitatif dan Campuran. Pustaka Pelajar.
dalam Muhaimin, R. H. S. (2020). Metode Penelitian Hukum, Mataram. Mataram University Press.
De Veirman, M., Cauberghe, V., & Hudders, L. (2017). Marketing through Instagram influencers: The impact of number of followers and product divergence on brand attitude. International Journal of Advertising, 36(5), 798–828. https://doi.org/10.1080/02650487.2017.1348035
Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (2011). The Sage handbook of qualitative research. sage. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=AIRpMHgBYqIC&oi=fnd&pg=PP1&dq=Denzin,+N.+K.,+%26+Lincoln,+Y.+S.+(Eds.).+(2018).+The+SAGE+handbook+of+qualitative+research+(5th+ed.).+SAGE+Publications.&ots=kqINwEgzf7&sig=EcUG-c1o-vsWZ_oH2EJeUQNvjnA
Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia [DSN-MUI]. (2000). Fatwa Nomor 09/DSN-MUI/IV/2000 tentang pembiayaan ijarah.
Dewan Syariah Nasional–Majelis Ulama Indonesia [DSN-MUI]. (2017). Fatwa Nomor 112/DSN-MUI/IX/2017 tentang akad ijarah.
Djafarova, E., & Rushworth, C. (2017). Exploring the credibility of online celebrities’ Instagram profiles in influencing the purchase decisions of young female users. Computers in Human Behavior, 68, 1–7.
El-Gamal, M. A. (2006). Islamic finance: Law, economics, and practice. Cambridge University Press.
Evans, N. J., Phua, J., Lim, J., & Jun, H. (2017). Disclosing Instagram Influencer Advertising: The Effects of Disclosure Language on Advertising Recognition, Attitudes, and Behavioral Intent. Journal of Interactive Advertising, 17(2), 138–149. https://doi.org/10.1080/15252019.2017.1366885
Farmer, T., Robinson, K., Elliott, S. J., & Eyles, J. (2006). Developing and Implementing a Triangulation Protocol for Qualitative Health Research. Qualitative Health Research, 16(3), 377–394. https://doi.org/10.1177/1049732305285708
Freberg, K., Graham, K., McGaughey, K., & Freberg, L. A. (2011). Who are the social media influencers? A study of public perceptions of personality. Public Relations Review, 37(1), 90–92.
Gemala Dewi, S. H. (2018). Hukum Perikatan Islam di Indonesia. Prenada Media. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=HONUDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Dewi,+G.,+Wirdyaningsih,+%26+Barlinti,+Y.+S.+(2005).+Hukum+perikatan+Islam+di+Indonesia.+Kencana+Prenada+Media+Group.&ots=dj76gJ32_k&sig=ICmRDbnnvOYYsPGbBVz_leBWJbQ
Ghofar, R. A. (2010). Akibat hukum dan terminasi akad dalam fiqh muamalah. Al-Adalah, 2(2), 1–14.
Haroen, N., & Fiqh Muamalah, C. I. (2000). Gaya Media Pratama. Jakarta.
Hilal, S. (2013). Urgensi Ijarah dalam Prilaku Ekonomi Masyarakat. ASAS: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 5(1). https://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/asas/article/view/1692
Hudders, L., De Jans, S., & De Veirman, M. (2021). The commercialization of social media stars: A literature review and conceptual framework on the strategic use of social media influencers. International Journal of Advertising, 40(3), 327–375. https://doi.org/10.1080/02650487.2020.1836925
Indonesia, R. (2008). Peraturan Mahkamah Agung Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah. Jakarta: Mahkamah Agung Republik Indonesia.
Jw, C. (1998). Qualitative inquiry and research design. Choosing among Five Traditions. https://cir.nii.ac.jp/crid/1571980074750071040
Karim, A. A. (2004). Bank Islam: Analisis fiqih dan keuangan. (No Title). https://cir.nii.ac.jp/crid/1130282270961901440
Khamis, S., Ang, L., & Welling, R. (2017). Self-branding, ‘micro-celebrity’ and the rise of Social Media Influencers. Celebrity Studies, 8(2), 191–208. https://doi.org/10.1080/19392397.2016.1218292
Lou, C., & Yuan, S. (2019). Influencer Marketing: How Message Value and Credibility Affect Consumer Trust of Branded Content on Social Media. Journal of Interactive Advertising, 19(1), 58–73. https://doi.org/10.1080/15252019.2018.1533501
Mahmudah, S. M., & Rahayu, M. (2020). Pengelolaan konten media sosial korporat pada instagram sebuah pusat perbelanjaan. Jurnal Komunikasi Nusantara, 2(1), 1–9.
Mardani, D. (2015). Fiqh ekonomi syariah: Fiqh muamalah. Prenada Media. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=ncDvDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PR1&dq=Mardani.+(2012).+Fiqh+ekonomi+syariah:+Fiqh+muamalah.+Kencana+Prenada+Media+Group.&ots=m7HQwEybYa&sig=PJ4ApkA9xtUR3NUbiVaOAzgFVhY
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook, 3/E. https://openlibrary.telkomuniversity.ac.id/home/catalog/id/149484/slug/qualitative-data-analysis-a-methods-sourcebook-3-e-.html
Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif/Lexy J. Moleong.
Nasution, A. F. (2023). Metode penelitian kualitatif. Harva Creative. https://eprints.poltekkesadisutjipto.ac.id/id/eprint/2782/1/buku%20metode%20penelitian%20kualitatif.Abdul%20Fattah.pdf
Patton, M. Q. (2015). Qualitative research & evaluation methods: Integrating theory and practice. (No Title). https://cir.nii.ac.jp/crid/1971430859763109203/holdings
Purnamasari, N. A., & Azhar, H. P. O. (2023). Pengaruh exposure media sosial Instagram terhadap minat pengguna jasa transportasi udara untuk melakukan penerbangan di Bandar Udara Internasional Yogyakarta. Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi, 3(3). https://doi.org/10.51903/jupea.v3i3.1085
Rosita taheyo. (2018). Sewa Menyewa (Ijarah) dalam Sistem Perbankan Syariah Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IAIN Ambon. Tahkim.
Salim, H. S. (2021). Hukum kontrak: Teori dan teknik penyusunan kontrak. Sinar Grafika. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=d9orEAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=Salim,+H.+S.+(2019).+Hukum+kontrak:+Teori+dan+teknik+penyusunan+kontrak.+Sinar+Grafika.&ots=-K0GQaIsOA&sig=_tT8wygbmyq6mympmJPSxMRyE90
Soekanto, S. (2007). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. https://library.stik-ptik.ac.id/detail?id=5460&lokasi=lokal
Sokolova, K., & Kefi, H. (2020). Instagram and YouTube bloggers promote it, why should I buy? How credibility and parasocial interaction influence purchase intentions. Journal of Retailing and Consumer Services, 53, 101742.
Sugiarto, E. C. (2019). Ekonomi digital: The new face of Indonesia’s economy. Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhendi, H. H. (2019). Fiqh muamalah.
Syafe’i, R. (2001). Fiqih muamalah. Pustaka Setia.
Syamsinar. (2023). Konsep Akad Ijarah Menurut Imam Syafi’i. Diss. IAIN Parepare. In IAIN Parepare.
Syamsinar, S. (2023). Konsep Akad Ijarah Menurut Imam Syafi’i [PhD Thesis, IAIN Parepare]. https://repository.iainpare.ac.id/id/eprint/5926/
Syamsul. (2013). Urgensi Ijarah dalam Prilaku Ekonomi Masyarakat. Asas, 5 No 01.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). sage, Thousand Oaks, CA. https://www.academia.edu/download/106905310/%7BArtikel_Yustinus_Calvin_Gai_Mali%7D.pdf
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nagita Putri Yuliansyah, Ahmad Fauzan, Helma Maraliza3

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



