Perlindungan Pekerja dalam Kemitraan Semu: Analisis Putusan Nomor 191/Pdt.Sus-PHI/2023/PN Jkt.Pst

Authors

  • Andi Harsayudi Universitas Mpu Tantular; Indonesia
  • FX Suyud Margono Universitas Mpu Tantular Jakarta, Indonesia
  • Bahori Ahoen Universitas Mpu Tantular Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37680/ssa.10517

Keywords:

Disguised Employment, Legal Protection, Partnership Scheme, Ratio Decidendi, Substance Over Form

Abstract

The rapid evolution of modern business models has led to the widespread adoption of partnership schemes, which frequently obscure genuine employment relationships (disguised employment relationships). This study aims to analyze in depth the legal implications of establishing employment status on the fulfillment of workers' normative rights and to evaluate the judges' legal reasoning (ratio decidendi) in the Industrial Relations Court Decision at the Central Jakarta District Court Number 191/Pdt.Sus-PHI/2023/PN Jkt.Pst. Utilizing normative legal research with statutory, conceptual, and case approaches, this study examines the fulfillment of employment elements under Law No. 13 of 2003 jo. Law No. 6 of 2023, comparing them with Supreme Court jurisprudence and accredited scientific literature. The findings reveal that the determination of employment status serves as a constitutive entry point for enforcing normative rights, social security guarantees, and protection against unilateral termination. Furthermore, the judge's ratio decidendi aligns with Gustav Radbruch's Formula by prioritizing the substance over form doctrine, the Control Test, and the Economic Dependency Test. Operational control, trip-based wage compensation, and economic dependency supersede formal partnership labels, thereby securing substantive justice, fair legal certainty, and social utility in industrial relations.

References

Afriana, A., Karsona, A. M., & Putri, S. A. (2020). Kemitraan Dalam Perspektif Persaingan Usaha dan Penyelesaian Sengketa. Acta Diurnal: Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan Unpad, 4(1), 145-158.

Agusmidah., dkk. (2023). Hukum Ketenagakerjaan dalam Perubahan Iklim Ketenagakerjaan. Depok: Rajawali Pers.

Annazah, N. S., Tobing, H., Nasution, F. A. P., & Muhyiddin. (2023). Kondisi Kerja dalam Relasi Kemitraan: Studi Kasus pada Mitra Perusahaan Transportasi Online. J-naker: Jurnal Ketenagakerjaan, 18(3), 197-212.

Anwar, M. (2020). Model Kemitraan Bisnis Antar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Banyumas: Sasanti Institute.

Askin, M., & Masidin. (2023). Penelitian Hukum Normatif. Jakarta: Kencana.

Farianto, W. (2019). Pola Hubungan Hukum Pemberi Kerja dan Pekerja. Jakarta: Sinar Grafika.

Habibi, N., Amrizal, M. D. R., Rozikin, I. S., & Ahmad, I. F. (2024). Memperkuat Perlindungan Pekerja Outsourcing: Analisis Implementasi Kebijakan. Journal of Social Movements, 1(1), 1-15.

Hadjon, P. M. (1987). Perlindungan Hukum Bagi Rakyat di Indonesia: Sebuah Studi Tentang Prinsip-Prinsipnya, Penanganannya oleh Pengadilan dalam Lingkungan Peradilan Umum dan Pembentukan Peradilan Administrasi Negara. Surabaya: Bina Ilmu.

Harahap, A. M. (2020). Pengantar Hukum Ketenagakerjaan. Batu: Literasi Nusantara.

Herman, B., Mannan, K., & Saputra, I. R. (2025). Ketidakpastian Hukum dalam Perlindungan Pekerja di Era Digitalisasi dan Otomatisasi. Jurnal Litigasi Amsir, 12(4), 1-10.

Hermanto, A. B. (2020). Ajaran Positivisme Hukum di Indonesia: Kritik dan Alternatif Solusinya. Jakarta: Kencana.

International Labour Organization. (2006). ILO Recommendation No. 198 concerning the Employment Relationship. Geneva: ILO Office.

Khairi, M., Lelisari., dkk. (2021). Buku Ajar Hukum Ketenagakerjaan. Yogyakarta: Deepublish.

Khairani. (2021). Kepastian Hukum Hak Pekerja Outsourcing. Depok: Rajawali Pers.

Kurniasari, T. W. (2022). Kepastian Hukum Terhadap Perlindungan Pekerja Outsourcing Pasca Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja. Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, 5(2), 123-136.

Latri, A. A., Riyanto, R. K., Firdaus, M. B., & Arjuna, M. G. S. (2024). Hak Pekerja Di Era Gig Economy: Perlindungan Hukum Bagi Pekerja Lepas dan Kontrak. Media Hukum Indonesia, 2(2), 375-383.

Mahaputra, I. B. G. A., Putra, I. M. A. M., & Mandasari, I. A. C. S. (2023). Perlindungan Hukum Kemitraan Ojek Online dengan Driver Pasca Diberlakukannya Undang-Undang Cipta Kerja. Kertha Wicaksana, 17(1), 114-122.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2012). Putusan Nomor 772 K/Pdt.Sus/2011 (Perusahaan Pengangkutan Lamlo Jaya vs. Jamaluddin Abdul Ghanie Purba). Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2013). Putusan Nomor 276 K/Pdt.Sus-PHI/2013 (PT Puninar Jaya vs. Hendrawan). Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2015). Putusan Nomor 164 K/Pdt.Sus-PHI/2015 (PT Kurnia Subur vs. Adi Tuppal Sihombing dkk.). Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Mahkamah Agung Republik Indonesia. (2023). Putusan Nomor 100 K/Pdt.Sus-PHI/2023 (Afrizal Panggabean vs. PT Garuda Angkasa Ekspres). Jakarta: Mahkamah Agung RI.

Margono, S., et al. (2025). Pedoman Penulisan Tesis. Jakarta: Fakultas Hukum Universitas Mpu Tantular.

Mashudi. (2019). Penyelesaian Sengketa Hubungan Industrial. Surabaya: Jakad Publishing.

Maulana, A. (2020). Penyelundupan Hukum dengan Menggunakan Hubungan Kemitraan pada Status yang Seharusnya Hubungan Kerja yang Dilakukan oleh Perusahaan dengan Pekerjanya. Suara Keadilan, 21(1), 17-29.

Muhaimin. (2020). Metode Penelitian Hukum. Mataram: Mataram University Press.

Pengadilan Hubungan Industrial pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. (2023). Putusan Nomor 191/Pdt.Sus-PHI/2023/PN Jkt.Pst (Idris vs. PT Dwiharta Logistindo). Jakarta: Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Rahardjo, S. (2006). Ilmu Hukum. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Rahardjo, S. (2009). Hukum Progresif: Hukum yang Membebaskan. Jakarta: Kompas.

Samekto, F. X. A. (2025). Memahami Ajaran Hukum Gustav Radbruch. Depok: Rajawali Pers.

Sarnawa, B. (2019). Hukum Ketenagakerjaan. Yogyakarta: Laboratorium Ilmu Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Hari Sih Advianto, L. Y. H. (2020). Memahami Gagasan Gustav Radbruch: Refleksi Pada Sistem Kekuasaan Kehakiman Indonesia. Tangerang: Minhaj Pustaka.

Solikin, N. (2021). Pengantar Metodologi Penelitian Hukum. Pasuruan: Qiara Media.

Tampubolon, M., dkk. (2023). Hukum Ketenagakerjaan. Padang: PT Global Eksekutif Teknologi.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan jo. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial.

Wardana, M. A. (2024). Hubungan Industrial. Bali: Intelektual Manifes Media.

Wibowo, R. J. A. (2023). Urgensi Pembaharuan Hukum Ketenagakerjaan Indonesia untuk Mengakomodasi Perlindungan Hubungan Kemitraan. J-naker: Jurnal Ketenagakerjaan, 18(2), 109-124.

Widiarty, W. S. (2024). Buku Ajar Metode Penelitian Hukum. Yogyakarta: Publika Global Medika.

Wijayanti, A. (2022). Rekonstruksi Hukum Ketenagakerjaan. Surabaya: MBridge Press.

Wijayanti, A., & Suhartono, S. (2020). Sengketa Hubungan Industrial Kini dan Akan Datang. Surabaya: Revka Prima Media.

Zulkarnaen, A. H., & Utami, T. K. (2016). Perlindungan Hukum terhadap Pekerja dalam Pelaksanaan Hubungan Industrial. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum, 3(2), 373-393.

Downloads

Published

2026-08-06

How to Cite

Harsayudi, A., Margono, F. S., & Ahoen, B. (2026). Perlindungan Pekerja dalam Kemitraan Semu: Analisis Putusan Nomor 191/Pdt.Sus-PHI/2023/PN Jkt.Pst. Social Science Academic, 4(2), 163–174. https://doi.org/10.37680/ssa.10517

Issue

Section

Articles