Menanamkan Aspek Sosial Emosional Melalui Metode Metode Bermain Peran Pada Anak Kelompok B TK Tunas Bangsa Desa Tatah Alayung Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala

Authors

  • Liawati Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Muhammad Abdan Syakura Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Uswatun Nisa Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Muhammad Zulkarnaen Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia
  • Yuliyana Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37680/ssa.10843

Keywords:

Social Emotional Development, Role Playing; Early Childhood; Confidence.

Abstract

Social-emotional development is an important aspect of early childhood development because it supports children’s ability to interact, communicate, develop self-confidence, and follow rules in their social environment. However, children may experience difficulties in expressing themselves, interacting with peers, and demonstrating discipline during learning activities. This study aimed to improve children’s social-emotional development through the role-playing method in Group B of TK Tunas Bangsa, Tatah Alayung Village, Mandastana District, Barito Kuala Regency. The study employed Classroom Action Research conducted in two cycles, consisting of two meetings in Cycle I and one meeting in Cycle II. The participants were 15 children in Group B. Data were collected through observation and documentation, focusing on children’s activities and social-emotional development, particularly confidence and discipline. The results showed that the implementation of role-playing activities increased children’s participation and social-emotional development. In the first meeting of Cycle I, 40% of children achieved the expected level of development, increasing to 66.67% in the second meeting. In Cycle II, the achievement reached 100%, with 40% of children categorized as Developing as Expected and 60% as Developing Very Well. These findings indicate that the role-playing method can effectively support the development of children’s social-emotional abilities through active, interactive, and enjoyable learning experiences.

References

Arikunto, S., dkk. (2012). Penelitian tindakan kelas. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Dewi, L. P. N., Wirya, N., & Asril, N. M. (2015). Penerapan metode bercerita dengan media gambar seri untuk meningkatkan kemampuan bahasa lisan pada anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 3(1). https://doi.org/10.23887/paud.v3i1.5884

Hasan, M. (2012). Pendidikan anak usia dini. Yogyakarta: DIVA Press.

Khaerunnisa, S., & Muqowin, M. (2020). Peran guru dalam menanamkan nilai karakter peduli sosial. Thuful A: Jurnal Inovasi Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, 8(2), 206–219.

Latif, M., Zukhairina, Zubaidah, R., & Afandi, M. (2013). Orientasi baru pendidikan anak usia dini: Teori dan aplikasi. Jakarta: Kencana.

Madyawati, L. (2016). Strategi pengembangan bahasa pada anak. Jakarta: Kencana.

Mulyani, N. (2014). Upaya meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Raushan Fikr, 3(2), 133–147.

Mulyasa. (2012). Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musringati. (2017). Mengembangkan kemampuan sosial emosional anak usia dini pada kelompok B melalui metode bercerita di TK Al Ikhlas. Bandung: STKIP Siliwangi.

Mutiah, D. (2010). Psikologi bermain anak usia dini. Jakarta: Kencana.

Shoimin, A. (2017). 68 model pembelajaran inovatif dalam Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Sipayona, T., Marlina, L., & Murtapo, A. (2020). Aktivitas guru dalam mengembangkan aspek sosial emosional anak usia dini melalui pembelajaran kooperatif di Raudhatul Athfal Melati Ogan Komering Ulu. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(6), 11091–11102.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sujiono, Y. N., & Sujiono, B. (2012). Bermain kreatif berbasis kecerdasan jamak. Jakarta: Indeks.

Susanto, A. (2011). Perkembangan anak usia dini: Pengantar dalam berbagai aspeknya. Jakarta: Kencana.

Susanto, A. (2017). Pendidikan anak usia dini: Konsep dan teori. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Sutrisna, I. P. G., Rismawan, M., & Sari, N. K. A. N. (2024). Pengaruh media gambar berseri terhadap kemampuan bercerita pada anak di Taman Kanak-Kanak Sudha Kumara Denpasar. Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(1). https://doi.org/10.37329/cetta.v7i1.3045

Suyadi. (2010). Psikologi belajar pendidikan anak usia dini (PAUD). Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.

Tim PG-PAUD. (2013). Analisis kegiatan pengembangan pendidikan anak usia dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Wahyuni, S., Syukri, M., & Miranda, D. (2015). Peningkatan perkembangan sosial emosional melalui pemberian tugas kelompok pada anak usia 5–6 tahun. Pontianak: Universitas Tanjungpura, 1–15.

Downloads

Published

2023-12-30

How to Cite

Liawati, Muhammad Abdan Syakura, Uswatun Nisa, Muhammad Zulkarnaen, & Yuliyana. (2023). Menanamkan Aspek Sosial Emosional Melalui Metode Metode Bermain Peran Pada Anak Kelompok B TK Tunas Bangsa Desa Tatah Alayung Kecamatan Mandastana Kabupaten Barito Kuala . Social Science Academic, 1(2), 710–719. https://doi.org/10.37680/ssa.10843

Issue

Section

Articles