Adaptasi Budaya dalam Kesenian Gong Si Bolong pada Masyarakat Betawi Depok Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.37680/ssa.11024Keywords:
Adaptasi Budaya; Kesenian Gong Si Bolong; Masyarakat Betawi.Abstract
Salah satu kesenian tradisional di Kota Depok adalah Gong Si Bolong, kesenian ini merupakan ekspresi budaya lokal yang memperlihatkan unsur Betawi. Kesenian ini melakukan adaptasi budaya dalam menghadapi tantangan keberlanjutan kesenian tradisional di tengah perubahan sosial dan perkembangan masyarakat Betawi perkotaan, yang mempengaruhi pewarisan budaya, bentuk perunjukan, dan keterlibatan generasi penerus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi budaya dalam mempertahankan keberlanjutan kesenian Gong Si Bolong dalam masayarakat Betawi. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode Etnografi, data di ambil dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi, dokumentasi dan studi Pustaka. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adaptasi budaya merupakan aspek penting dalam memepertahankan keberlanjutan kesenian Gong Si Bolong. Adaptasi budaya dengan kreativitas kesenian yang membuka ruang penyesuaian bentuk dan penyajian pertunjukan, sementara negoisasi berkiatan dengan upaya mempertahankan unsur budaya Betawi yang penting bagi para pelaku kesenian. Adaptasi budaya pada kesenian Gong Si Bolong memperlihatkan bahwa tradisi tidak hanya dipertahankan dalam bentuk yang tetap, tetapi terus berubah dalam menghadapi perubahan social. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberlanjutan kesenian tradisional Gong SI Bolong dipahami sebagai proses dimanis yang mempertemukan antara adaptasi keberlanjutan budaya dalam masyarakat Betawi.
References
Ali, F., & Irfan, H. (2020). Peningkatan Eksistensi Sanggar Seni Gong Si Bolong Pusaka Jaya melalui Media Promosi Interaktif. Magenta, 4(01).
Aliya Nabilatunnisa, S., & Salsabilah, A. (2022). Kesenian Sebagai Cermin Identitas Budaya. TANDA: Jurnal Kajian Budaya, Bahasa Dan Sastra (e-ISSN: 2797-0477), 2(04), 21–26. https://doi.org/10.69957/tanda.v2i04.1793
Antonius, C. G. R. J. A. S. (2007). Ethnographic Fieldwork. Blackwell Publishing.
Arini, A. A. D. (2023). Strategi Kelompok Musik Gambang Kromong Dalam Menghadapi Perubahan Sosial : Studi Kasus Gambang Kromong Sanggar Margasari . Saskara, 3(2), 17–34.
Ayunda, P. R., Haryono, S., & Sinaga, S. S. (2025). Adaptation Strategies of Ubrug Theatre on Wayang Nganjor Group Theatre in Pandeglang Regency Banten. Catharsis, 14(2), 119–131. https://doi.org/10.15294/catharsis.v14i2.25594
David, M. F. (2017). Ethnography Step By Step (Vol. 3). Sage.
Elyakim Nova Supriyedi Patty, I Nyoman Yoga Sumadewa, & Melati Rosanensi. (2026). Integrasi Augmented Reality dalam Festival Seni Budaya Berbasis Komunitas sebagai Model Pembelajaran dan Pelestarian Tari Tradisional Berkelanjutan. Varied Knowledge Journal, 3(3), 115–123. https://doi.org/10.71094/vkj.v3i3.152
Geertz, C. (1973). The Interpretation of Cultures: Selected Essays. Bassic Book .
Hudaepah, H. (2025). Penguatan Identitas Budaya Lokal Melalui Pelestarian Kesenian Gambang Kromong pada Sanggar Jali Putra di Jakarta. Humaya, 5(1).
Koeswinarno. (2015). Memahami Etnografi Ala Spradley. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 1(2), 257–265.
Kottak, C. P. (2017). Cultural Anthropology: Appreciating Cultural Diversity. MC Grow Hill Education.
Rahayu, D., & Sabdo Aji, A. (2025). Fungsi Kesenian Tongkir Pada Paguyuban Seni Tongkir Selera Hati Di Desa Ngaringan Kabupaten Blitar. Keteg : Jurnal Pengetahuan, Pemikiran Dan Kajian Tentang Bunyi, 25(1), 121–130. https://doi.org/10.33153/keteg.v25i1.7650
Rahmawati, U., Karwati, U., & Haerani, R. (2026). Trilogi Ki Hajar Dewantara Sebagai Kerangka Pemaknaan Nilai Pendidikan Karakter Pada Gong Si Bolong Dan Tari Tayub. PRASI, 21(01), 63–75. https://doi.org/10.23887/prasi.v21i01.106252
Renda, R. (2025). Fungsi Kesenian Gendang Beleq Dalam Kehidupan Masyarakat Sasak di Era Modern. Varied Knowledge Journal, 2(4), 23–34. https://doi.org/10.71094/vkj.v2i4.109
Sukma, A. H., Soepriyadi, I., Soejarminto, Y., & Pranawukir, I. (2022). Edukasi dan Penanaman Semangat Pelestarian Seni Gong Si Bolong pada Komunitas Pemuda Depok. Indonesia Berdaya, 3(4), 949–960. https://doi.org/10.47679/ib.2022328
Sulaiman. (2025). Peran Seni Dalam Pembentukan Identitas Budaya Masyarakat Multikutural. Jurnal Of Art Communication and Cultural Global , 1(1).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hudaepah Hudaepah, Dewi Haryaningsih

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




