Strategi Dakwah Al-Wa’yi (Berkesadaran) dalam Trilogi Santri KH.Zaini Mun’im
DOI:
https://doi.org/10.37680/ssa.9526Keywords:
Dakwah Al-Wa’yi ; Trilogi Santri ; Kesadaran Santri.Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi dakwah al-wa’yi (berkesadaran) dalam Trilogi Santri yang dirumuskan oleh KH. Zaini Mun’im serta implementasinya dalam sistem pendidikan di Pondok Pesantren Nurul Jadid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan ditentukan melalui purposive sampling yang melibatkan pengasuh, pengurus, ustaz, dan santri. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa al-wa’yi merupakan kesadaran integral yang mencakup dimensi spiritual, moral, dan sosial. Nilai ini diinternalisasikan melalui Trilogi Santri yang meliputi pemenuhan kewajiban fardhu ‘ain, mawas diri, dan berbudi pekerti luhur. Trilogi Santri berfungsi sebagai strategi dakwah transformatif yang menanamkan kesadaran religius, kedisiplinan, serta tanggung jawab sosial secara sistematis. Efektivitas strategi ini tercermin dari tingginya ketuntasan program Furudul ‘Ainiyah dan rendahnya tingkat pelanggaran berat santri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Trilogi Santri merupakan strategi dakwah al-wa’yi yang efektif dalam membentuk karakter santri yang religius, berakhlak mulia, dan bertanggung jawab sosial. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa nilai-nilai Trilogi Santri dapat dijadikan model pendidikan karakter dan dakwah berbasis kesadaran bagi lembaga pendidikan Islam dan sosial.
References
Abdullah, M. (2024). Transformasi Dakwah Kontemporer: Strategi dan Tantangan Era Digital. Jakarta: Rajawali Pers.
Arifin, Z. (2025). Pendidikan pesantren dan penguatan karakter generasi muda di era disrupsi. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 10(1), 45–62.
Azra, A. (2024). Pesantren dan moderasi beragama dalam dinamika sosial kontemporer. Studia Islamika, 31(2), 201–225.
Baso, A. (2024). Pesantren Studies: Tradisi, Transformasi, dan Modernisasi. Yogyakarta: IRCiSoD.
Fadli, M., & Rahman, A. (2025). Kesadaran religius dan pembentukan karakter santri dalam perspektif pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Dakwah, 45(1), 89–108.
Hidayat, K. (2024). Spiritualitas dan kesadaran etis dalam pendidikan Islam. Jurnal Pemikiran Islam, 50(3), 311–329.
Ismail, F. (2025). Dakwah transformatif dan pembangunan kesadaran sosial umat. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 9(1), 1–18.
Latif, Y. (2024). Etika dan Karakter Bangsa dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jakarta: Gramedia.
Ma’arif, S. (2025). Internalisasi nilai-nilai keislaman dalam sistem pendidikan pesantren. Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 77–96.
Mun’im, Z. (2024). Trilogi Santri dan Pembinaan Karakter. Probolinggo: Pustaka Pesantren.
Nasution, H. (2024). Dakwah berbasis kesadaran: Telaah epistemologis dan praksis sosial. Jurnal Komunikasi Islam, 14(2), 145–163.
Nata, A. (2025). Pendidikan Islam dan Transformasi Sosial. Jakarta: Kencana.
Rohman, F. (2024). Model pembinaan furudul ‘ainiyah dalam pendidikan pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(2), 233–252.
Siroj, A. (2024). Pesantren dan penguatan moralitas generasi muda. Jurnal Studi Keislaman, 18(3), 301–320.
Syafe’i, I. (2025). Dakwah kultural dan pembentukan habitus religius di pesantren. Jurnal Ilmu Sosial Keagamaan, 6(1), 55–73.
Tilaar, H. A. R. (2024). Pendidikan karakter dalam perspektif pedagogi kritis. Jurnal Pendidikan Nasional, 15(2), 120–138.
Wahid, A. (2024). Pesantren sebagai agen perubahan sosial. Jurnal Sosiologi Agama, 19(1), 67–85.
Yusuf, M. (2025). Al-wa’yi sebagai paradigma dakwah transformatif. Jurnal Ilmu Ushuluddin, 13(1), 101–119.
Zuhdi, M. (2024). Pendidikan karakter dan penguatan kontrol diri dalam tradisi pesantren. Jurnal Pendidikan Karakter Islam, 8(2), 209–227.
Abidin, M. Z. (2024). Epistemologi dakwah dan konstruksi kesadaran umat di era post-truth. Jurnal Ilmu Dakwah, 46(2), 155–174.
Ahmad, N., & Karim, S. (2025). Character formation in Islamic boarding schools: A transformative education approach. Journal of Islamic Education Studies, 13(1), 25–44.
Anwar, M. (2024). Pesantren dan pembentukan habitus religius dalam perspektif sosiologi pendidikan. Jurnal Sosiologi Pendidikan Islam, 4(2), 201–219.
Arif, S. (2025). Dakwah berbasis nilai dan kesadaran moral generasi Z. Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 12(1), 73–92.
Asrori, A. (2024). Integrasi iman, ilmu, dan amal dalam pendidikan pesantren. Tadris: Jurnal Pendidikan Islam, 19(2), 301–320.
Badruddin, A. (2025). Pendidikan karakter berbasis pesantren dalam merespons krisis moral remaja. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 101–119.
Cholil, M. (2024). Dakwah kultural dan perubahan sosial: Perspektif pesantren tradisional. Jurnal Dakwah Nusantara, 8(2), 133–152.
Damanhuri. (2025). Model internalisasi nilai furudul ‘ainiyah dalam pembinaan santri. Jurnal Pendidikan Agama Islam Al-Thariqah, 10(1), 59–78.
Fauzi, I. (2024). Spiritualitas dan kesadaran profetik dalam pendidikan Islam. Jurnal Studi Islam dan Kemasyarakatan, 22(3), 211–230.
Gunawan, H. (2025). Transformasi kesadaran religius melalui pendidikan berbasis asrama. Jurnal Tarbawi, 13(1), 89–107.
Halim, A. (2024). Pesantren sebagai pusat pembinaan akhlak dan kontrol sosial. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia, 20(2), 145–164.
Hamid, A., & Lestari, D. (2025). Religious awareness and social responsibility among santri in contemporary Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Society, 17(1), 55–74.
Hasanah, U. (2024). Mawas diri sebagai strategi pembentukan kontrol diri santri. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 6(2), 177–195.
Ilham, M. (2025). Paradigma dakwah transformatif dan pembentukan masyarakat madani. Jurnal Komunikasi Islam Global, 11(1), 1–20.
Karim, A. (2024). Pendidikan pesantren dan rekonstruksi kesadaran sosial. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Islam, 9(2), 233–251.
Lukman, F. (2025). Ethical consciousness in Islamic education: A pesantren perspective. International Journal of Islamic Thought, 25(1), 112–130.
Maulana, R. (2024). Pembinaan karakter melalui disiplin kolektif di pesantren. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Islam, 7(3), 299–318.
Mukhlis, I. (2025). Dakwah berbasis habitus religius dan relevansinya di era digital. Jurnal Ilmu Dakwah dan Pengembangan Masyarakat, 5(1), 41–60.
Nurdin, A. (2024). Kontrol diri dan penghindaran dosa besar dalam pendidikan Islam klasik dan modern. Jurnal Ushuluddin dan Pemikiran Islam, 18(2), 221–240.
Prasetyo, E. (2025). Transformasi pendidikan pesantren dalam membangun kesadaran kritis santri. Jurnal Pendidikan Islam Nusantara, 14(1), 33–52.
Rahman, T. (2024). Integrasi nilai tauhid dalam sistem pembinaan santri. Jurnal Aqidah dan Filsafat Islam, 9(2), 185–204.
Rasyid, M. (2025). Akhlak sosial sebagai basis dakwah berkelanjutan. Jurnal Ilmu Dakwah dan Komunikasi, 10(1), 121–139.
Said, A. (2024). Pendidikan karakter berbasis spiritualitas dan kesadaran diri. Jurnal Pendidikan Moral Islam, 3(2), 91–110.
Salim, H. (2025). Pesantren dan pembangunan kesadaran kolektif umat. Jurnal Sosiologi Keagamaan, 21(1), 67–86.
Zainuddin. (2024). Trilogi pembinaan santri dan strategi dakwah kiai tradisional. Jurnal Studi Pesantren, 6(2), 143–162.
PP Nurul Jadid. (2025a). Data Pelanggaran Santri.
PP Nurul Jadid. (2025b). Placement Test. https://docs.google.com/spreadsheets/d/1Cs19EZEpZkefOccuEPLoXYUViOobLeAus_g8Xl0kUr0/edit?usp=sharing
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Firdaus Agil maulana, Abu Khaer

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




