Legal Governance Failures in Environmental Supervision: A Constitutional Analysis of Flash Flood Disasters in Indonesia

Authors

  • Aslan Noor Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Jaenal Abidin Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Andika Kharisma Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rosi Liandani Universitas Singaperbangsa Karawang

DOI:

https://doi.org/10.37680/almanhaj.v8i2.9699

Abstract

The November 2025 hydrometeorological disaster in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra, which caused approximately 800 fatalities and displaced hundreds of thousands of residents, raises a fundamental constitutional question: whether the disaster resulted from natural forces or systemic governance failure. This normative legal research examines that question through legislative, conceptual, and case-based approaches, analyzing Law No. 32 of 2009 on Environmental Protection and Management, Law No. 41 of 1999 on Forestry, and Law No. 18 of 2013 on Forest Destruction Prevention. The research identifies a tripartite governance failure: permissive licensing that authorized ecologically destructive activities in upstream watersheds, supervisory fragmentation that prevented timely regulatory intervention, and reactive enforcement oriented toward administrative sanction rather than ecological restoration. This research makes a distinct theoretical contribution by reframing governance-driven ecological disasters as constitutional accountability failures under Article 28H paragraph (1) of the 1945 Constitution, rather than as mere administrative irregularities, thereby elevating the standard of the institutional remedy required. The research recommends restructuring the AMDAL instrument, clarifying inter-institutional supervisory jurisdiction to operationalize accountability under Article 112, and mandating restorative obligations as legally enforceable consequences of environmental harm.

References

Abubakar, L., & Handayani, T. (2023). The Environmental Fund Management Model in Indonesia: Some Lessons in Legal Regulation and Practice. Environmental Policy and Law, 53(2–3), 205–217. https://doi.org/10.3233/EPL-230013

Aini, R. Q., Savitri, R. A., Athaya, N. K., Naufaldy, H. D., & Naifahsyah, A. H. (2025). Hak atas Lingkungan Sehat Hak atas Lingkungan Sehat dan Aman Serta Kewajiban Mitigasi Bencana dalam Perspektif Mahasiswa Teknik Lingkungan terhadap Kasus Banjir Bandang Sumatera: Hak atas Lingkungan Sehat dan Aman Serta Kewajiban Mitigasi Bencana dalam Perspektif Mahasiswa Teknik Lingkungan terhadap Kasus Banjir Bandang Sumatera. Indonesian Journal of Development Studies, 5(1), 19–34.

Akrie, M., Sulistyoko, A., & Faralita, E. (2023). Implementation of Tanah Laut Regent Regulation Number 79 Of 2019 on Disaster Management Plan (Case Study of Flood Disaster in Pandahan Village, Bati-Bati District, Tanah Laut Regency). Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 1(3), 399–411.

Al Amruzi, M. F., & Hasan, A. (2025). Konstitusi Hijau: Upaya Pemenuhan Hak Atas Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat. Deepublish. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=lx6jeqaaqbaj&oi=fnd&pg=pp1&dq=kegagalan+Tata+Kelola+Hukum+dalam+Pengawasan+Lingkungan:+Analisis+Konstitusional+Bencana+Banjir+Bandang+di+Indonesia&ots=dpaxsn6six&sig=d-qz_9104xy69ptt0snuzhug6qy

Al-Fatih, S., & Rustamovich, B. I. (2026). Proposing Green Constitution, Is It Necessary? Journal of Law, Environmental and Justice, 4(1), 371–403.

Alsa, B., Priyambodo, D., & Dinda, G. (2023). Implementasi Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Terhadap Aktivitas Alih Fungsi Lahan: Implementation of Government Policies in Watershed Management as a Result of Land Use Change. Reformasi Hukum, 27(1), 1–11.

Alvin, Y. (2026). Tanggung Jawab Pemerintah Kota Bandar Lampung dalam Penanggulangan Banjir Berbasis Collaborative Governance [Phd Thesis, Universitas Lampung]. https://digilib.unila.ac.id/94974/

Amimah, A. H., Meylim, N. B. N., & Al Putra, F. A. (2025). Land Conversion, Flooding, and Climate Change: A Critique of Forest Protection in Indonesia. Journal of International Studies on Energy Affairs, 6(2), 173–203.

Andin, I. W., Evantrino, M. D., & Pertiwi, R. P. (2025). Eksistensi Penegakan Hukum Lingkungan dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia. Jurnal Hukum, Politik dan Ilmu Sosial, 4(2), 16–31.

Andrew, W. (2025). Kelalaian Negara dalam Perlindungan Hulu DAS Aceh: Analisis Sosio-Legal atas Banjir Bandang dan Kerusakan Hutan. Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, 3(3), 995–1008.

Anggusti, M., & Saragih, Y. M. (2026). Relasi Tanggung Jawab Negara dan Korporasi dalam Penanggulangan Bencana Alam. Jurnal Usm Law Review, 9(1), 526–543.

Ar-Rusd, S. C., Al-Gibran, M. Z., Dwiyana, R. A., Justico, R. S., & Shodiq, T. A. (2025). Juridical Analysis of Spatial Planning Failure and Law Enforcement in Addressing the Flood Crisis in South Bandung Regency. Causality: Journal National Public Issues, 2(3), 58–68.

Astoni, P. Y. (2025). Legal Analysis of Indonesian River Management and Flood Management Policy. Iblam Law Review, 5(3), 83–93.

Candraningtyas, C. F., Syahrani, L. P. W., & Luthfia, L. (2023). Pengaruh Perubahan Tutupan Lahan di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo terhadap Fungsi Pengendalian Banjir Surakarta 2023. Sibatik Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, dan Pendidikan, 2(8), 2481–2496.

Dadek, H. A., SH, M., Yanis Rinaldi, S. H., & Sulaiman, S. H. (2020). Politik Hukum Bencana Indonesia. Syiah Kuala University Press. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=3of2dwaaqbaj&oi=fnd&pg=pp1&dq=kegagalan+Tata+Kelola+Hukum+dalam+Pengawasan+Lingkungan:+Analisis+Konstitusional+Bencana+Banjir+Bandang+di+Indonesia&ots=gok60o1mbl&sig=jwqjlgjunmqztpauci0p8-wiphc

Djulaeka, S. H., & Devi Rahayu, S. H. (2020). Buku Ajar: Metode Penelitian Hukum. Scopindo Media Pustaka.

Ely, K., & Widjajanti, E. (2025). Kajian Normatif Pertanggungjawaban Pidana Korporasi atas Kerusakan Lingkungan Hidup pada Kasus Banjir Bandang di Sibolga. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 10883–10898.

Fajrian, H., & Adnan, H. (2025). Perubahan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Bandung Barat Tahun 2024-2044 Terhadap Dampak Kerusakan Lingkungan Berdasarkan Asas Keadilan. Bandung Conference Series: Law Studies, 5(2), 585–592.

Fardiansyah, A. I., & Fikri, A. (2026). Integrating Sustainable Environmental Law and Maqāṣid al-‎ Sharī ‘ah: A Preventive Legal Framework for Disaster‎ Governance in Disaster-Prone Regions. Gender, Islamic Law, and Sustainability, 1(1), 30–47.

Fatchullah, M. J., Ispriyarso, B., & Sa’adah, N. (2022). Pelaksanaan Prosedur Perizinan Lingkungan Berdasarkan PP No. 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Beserta Hambatan Pelaksanaannya. Diponegoro Law Journal, 11(2).

Fatkul Fikri, A., Rustian, Afifuddin, M., Ruswandi, D., Susilo Rahardi, C., & Albright Sumange, A. (2025). Problems of Decentralized Disaster Management in Indonesia: A Review of Local Government Failures. E3S Web of Conferences, 604, 03001. https://www.e3s-conferences.org/articles/e3sconf/abs/2025/04/e3sconf_icdm2024_03001/e3sconf_icdm2024_03001.html

Furqan, H., & Yamani, S. A. Z. (2024). Analisis Deforestasi di Daerah Aliran Sungai (Das) Krueng Peusangan Tahun 2022-2023: Analysis of Deforestation in the Krueng Peusangan River Basin From 2022-2023. Jurnal Lingkungan Almuslim, 3(2), 001–007.

Harland, P. R. A. (2025). Peran Pemerintah dalam Upaya Mitigasi Bencana Wilayah Kawasan Rawan Banjir (Studi Kasus Kecamatan Malangke Kabupaten Luwu Utara)= The Role of Government in Disaster Mitigation Efforts in Flood-Prone Areas (Case Study of Malangke District, North Luwu Regency). [PhD Thesis, Universitas Hasanuddin]. https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/50980/

Helmi, H. (2022). Sistem Pengawasan Perizinan Bidang Lingkungan Hidup Terhadap Perizinan Berusaha Bidang Kehutanan dan Pertambangan di Indonesia. Jurnal Sains Sosio Humaniora LPPM Universitas Jambi, 6(1), 15–30.

Hidayat, F. N. (2026). Pertanggungjawaban Korporasi atas Kerusakan Ekosistem Hulu: Integrasi Hukum Lingkungan dan Hak Asasi Manusia. Peshum: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora, 5(2), 2705–2718.

Husein, R., & Iuchi, K. (2025). Towards Sustainable Disaster Prevention: Strengthening Environment-based Disaster Governance in Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1566(1), 012010. https://iopscience.iop.org/article/10.1088/1755-1315/1566/1/012010/meta

Imawan, R., Fadhilah, N. L., Rochmiyatun, S., Rachman, C. I. L., Renngur, R. H., Flassy, M., Kusuma, F. D. P., Zainal, A. Z., Putra, I. P. A. D., & Bajari, A. H. (2026). Hukum Lingkungan dan Penanggulangan Bencana Alam. CV. Edu Akademi. https://www.google.com/books?hl=id&lr=&id=0pdleqaaqbaj&oi=fnd&pg=pp1&dq=kegagalan+tata+kelola+hukum+dalam+pengawasan+lingkungan:+analisis+konstitusional+bencana+banjir+bandang+di+indonesia&ots=jmj1kx44qx&sig=x2sugkntphh-2izazdk7t7spou8

Jasinta, I., & Septiryani, A. U. (2026). Penguatan Citizen Lawsuit dalam Penanggulangan Banjir: Studi Perbandingan Public Interest Litigation di India dan Kebijakan Pengendalian Banjir di Belanda. Proceeding Legal Symposium, 4(1). https://prosiding.umy.ac.id/pls/index.php/ls/article/view/243

Jonaedi Efendi, S. H. I., Johnny Ibrahim, S. H., & Se, M. M. (2018). Metode Penelitian Hukum: Normatif dan Empiris. Prenada Media.

Kalalo, R. R. (2022). Buku Ajar Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan. Penerbit NEM. https://books.google.com/books?hl=id&lr=&id=p6b5eaaaqbaj&oi=fnd&pg=pr1&dq=buku+budaya+politik+kewarganegaraan&ots=l3mdscptwa&sig=nhq0tgoaahifzlx_xum9xogruzo

Kembara, A. T. (2026). Pemerintah, Hukum, dan HAM dalam Kasus Banjir Sumatera. J-Ceki: Jurnal Cendekia Ilmiah, 5(2), 2465–2474.

Khairunissa, Z. Z., Hendrarti, D. W. B., & Wardhani, N. F. (2025). Kooptasi Pemerintah dalam Tata Kelola Lingkungan: Kasus Banjir Rob dan Kontroversi Kebijakan Lingkungan di Jawa Tengah. Jurnal Studi Ilmu Politik, 4(3), 175–193.

Mehryar, S., & Surminski, S. (2020). The Role of National Laws in Managing Flood Risk and Increasing Future Flood Resilience. Grantham Research Institute on Climate Change and the Environment. https://www.researchgate.net/profile/Sara-Mehryar/publication/339843580_The_role_of_national_laws_in_managing_flood_risk_and_increasing_future_flood_resilience/links/5e68bd2992851c7ce05b42b7/The-role-of-national-laws-in-managing-flood-risk-and-increasing-future-flood-resilience.pdf

Nakita, C., & Najicha, F. U. (2022). Pengaruh Deforestasi dan Upaya Menjaga Kelestarian Hutan di Indonesia. Ius Civile: Refleksi Penegakan Hukum dan Keadilan, 6(1), 92–103.

Nasution, S. I., & Fauzan, A. (2025). Building Students’ Social Awareness Through Multicultural Education. Jurnal Iqra’: Kajian Ilmu Pendidikan, 10(1), 151–164.

Nopindo, J. (2026). Politik Hukum Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dalam Pengendalian Bencana Banjir Berbasis Perlindungan Lingkungan Hidup. Journal Wasaka Critical Law Review, 14(1), 120–132.

Parnika, K. O., Kholillah, I. R., Ahmad, K. L., &... - Google Scholar. (n.d.). Retrieved June 4, 2026, from https://scholar.google.co.id/scholar?hl=id&as_sdt=0%2C5&q=Parnika%2C+K.+O.%2C+Kholillah%2C+I.+R.%2C+Ahmad%2C+K.+L.%2C+%26+Janatino%2C+H.+%282024%29.+Evaluasi+Efektivitas+amdal+dalam+Mencegah+Kerusakan+Lingkungan+di+Indonesia.+8.&btnG=

Riau, W. L. H. I. W. (n.d.). Tinjauan Lingkungan Hidup Walhi Riau. Retrieved June 4, 2026, from https://www.walhiriau.or.id/wp-content/uploads/2026/01/tinjauan-lingkungan-hidup-walhi-riau-2026-1.pdf

Satya, A. M., Harianja, S. A. H., & Waruwu, R. W. K. (2026). Substantive Environmental Law Compliance of Oil Palm Licensing and State Responsibility for Floods in Sumatra. Awang Long Law Review, 8(2), 660–671.

Sutrisno, H. (2021). Analisis Mengenai Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jurnal Pahlawan, 4(2), 16–20.

Taryadi, T., & Radhali, R. (2026). Penegakan Hukum Pidana Terhadap Deforestasi Berbasis Prinsip Green Economy Indonesia. Locus Journal of Academic Literature Review, 5(2), 161–174.

Wasito, A. (2025). Legal Disharmony and Disaster Risks: Ecological Sovereignty Restoration Through the Indigenous Peoples Bill. Peradaban Journal of Law and Society, 4(2), 105–123.

Wicaksono, D. T., & Prasetya, F. (2026). Rekonseptualisasi Regulasi Lingkungan Kontemporer Indonesia Melalui Konsep Ekokrasi Sebagai Langkah Konkret Mewujudkan Sustainable Development Goals. Recht Studiosum Law Review, 5(1), 58–65.

无效森林和林火多法规制灾害管理政策在印度尼西亚轻灾害风 & 险中的意义. (2021). Implications of Ineffective Forest and Land Fire Multi-Regulatory Disaster Management Policies in Disaster Risk Reduction in Indonesia. 西南交通大学学报, 56(1). https://www.academia.edu/download/103694280/803.pdf

Downloads

Published

2026-07-08

How to Cite

Noor, A., Abidin, J., Kharisma, A., & Liandani, R. (2026). Legal Governance Failures in Environmental Supervision: A Constitutional Analysis of Flash Flood Disasters in Indonesia. AL-MANHAJ: Jurnal Hukum Dan Pranata Sosial Islam, 8(2), 1–18. https://doi.org/10.37680/almanhaj.v8i2.9699

Issue

Section

Articles