Traffic Supervision by the Transportation Agency on Bukit Keminting Road, Palangka Raya
DOI:
https://doi.org/10.37680/almanhaj.v8i2.9916Keywords:
Department of transportation, supervision, trafficAbstract
Traffic supervision on Bukit Keminting Road, Jekan Raya District, is significant because the area is dense, contains busy intersections, and still shows violations despite the installation of traffic lights. Previous studies have mainly discussed governmental responsibility, general principles of good governance, or road safety in the abstract, leaving limited analysis of the Transportation Agency's supervision following the installation of traffic lights at a single local site. This study asks how the Transportation Agency implements supervision in line with good governance principles and which legal and non-legal obstacles necessitate administrative-law solutions. Data were processed through empirical legal research, involving interviews with the Transportation Agency, Traffic Police, students, and traders; field observations; accident documentation; and descriptive qualitative analysis using source triangulation. The findings show that the traffic light reduces vehicle speeds and the potential for accidents. However, supervision remains limited because red-light violations persist, signal timing is questioned, and night operations are inconsistent. The study concludes that the agency has applied prudence and utility, but needs monitoring, technical evaluation, police coordination, and public education.
References
Amri, R., Aromatica, D., & Putera, R. E. (2020). Efektivitas pelaksanaan program peningkatan keselamatan lalu lintas oleh Dinas Perhubungan Kota Padang. Jurnal Administrasi Publik dan Pembangunan, 2(1), 43–52.
(Kepala Bidang Lalu Lintas dan Penerangan Jalan Umum Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, komunikasi pribadi, 5 Mei 2026)
(Mahasiswa dan mahasiswi di sekitar Jalan Bukit Keminting, komunikasi pribadi, Mei 2026)
(Mahasiswa UPR di sekitar Jalan Bukit Keminting, komunikasi pribadi, 5 Mei 2026)
(Pedagang di sekitar Jalan Bukit Keminting, komunikasi pribadi, 5 Mei 2026)
(Satlantas Polresta Palangka Raya, komunikasi pribadi, 5 Mei 2026)
Dalimunthe, I. S., Frinaldi, A., & Roberia. (2024). Peranan AAUPB (Azas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik) dalam terwujudnya good governance. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(12), 687–696.
Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya. (2022, Juli 19). Pertimbangan teknis usulan pemasangan traffic light Jl. Keminting–Jl. H. Timang Komplek UPR. Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.
Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya. (2022, Juli 21). Pengerjaan marka jalan/pita penggaduh di Jalan Bukit Keminting. Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.
Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya. (2025, Oktober 14). Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Kota Palangka Raya melakukan kegiatan rekayasa lalu lintas. Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya.
Fajar, M., & Yulianto. (2024). Penerapan asas-asas umum pemerintahan yang baik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Jurnal Case Law, 6(1).
Fasyehhudin, M., & Citrawan, A. L. (2022). Asas penyelenggaraan pelayanan perizinan sebagai perwujudan pelayanan publik untuk mewujudkan good governance. Justitia: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 9(1), 574–581.
Fathurrahim. (2023). Implementasi Pasal 48 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan oleh Dinas Perhubungan terhadap pelanggar laik jalan kendaraan angkutan umum di Kota Ternate. JISOS: Jurnal Ilmu Sosial, 2(1), 1213–1226.
Galley, dkk. (2025). Hukum administrasi negara dan implementasi AUPB dalam sistem pemerintahan Indonesia. Ensiklopedia of Journal, 7(4), 14–15.
Guntur. (2025). Hukum administrasi negara: Teori, regulasi dan praktik pemerintahan. Universitas Muhammadiyah Surabaya.
Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara Republik Indonesia. (2025). Data statistik kecelakaan lalu lintas nasional tahun 2024. Korlantas Polri.
Mardiyanti, M. N. (2025). Pengawasan ketertiban lalu lintas: Studi kasus tentang kemacetan di Jalan HR. Soebrantas Kota Pekanbaru. JIANA: Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 23(1), 1–12.
Media Center Kota Palangka Raya. (2022, Mei 25). Minimalisir kecelakaan lalu lintas, Dishub Kota Palangka Raya pasang tujuh rambu lalu lintas. Media Center Kota Palangka Raya.
Pemerintah Kota Palangka Raya. (2022, Desember 27). Dishub petakan 19 lokasi rawan kecelakaan dan kemacetan. Palangka Raya.go.id.
Pemerintah Kota Palangka Raya. (2022, Juli 19). (Part III) Alasan teknis di persimpangan Jalan Bukit Keminting–Jalan Hendrik Timang (UPR) belum saatnya dipasang traffic light. Pemerintah Kota Palangka Raya.
Polda Kalimantan Tengah. (2025). Laporan hasil Operasi Ketupat Telabang 2025. Ditlantas Polda Kalteng.
Prokalteng. (2021, Oktober 4). Simpang Bukit Keminting–Hendrik Timang perlu rambu lalu lintas. Prokalteng.
Republik Indonesia. (1945). Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 96.
Republik Indonesia. (2011). Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2011 tentang Manajemen dan Rekayasa, Analisis Dampak, serta Manajemen Kebutuhan Lalu Lintas. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011.
Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292.
Siregar, S. G., Fahmi, & Yetti. (2024). Tanggung jawab hukum pemerintah terhadap kerusakan jalan yang mengakibatkan kecelakaan. The Juris, 8(1), 313–331.
Tim Penyusun. (2022). Buku ajar hukum administrasi negara. Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman.
Yulianti, D. P., & Syaprianto. (2024). Pengawasan Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru terhadap ketertiban lalu lintas. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 22271–22277.
Yulida, D., Utama, K. W., & Nugraha, X. (2022). Verifikasi manual manifestasi asas kecermatan sebagai batu uji terhadap keputusan tata usaha negara. Jurnal USM Law Review, 5(1), 31–48.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurul Nurul, Abdul Khair, Reza Noor Ihsan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright:
- Author retains the copyright and grants the journal the right of first publication of the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Author is able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book) with the acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Author is permitted and encouraged to post his/her work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of the published work (See The Effect of Open Access).
License:
-
Attribution — You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
-
No additional restrictions — You may not apply legal terms or technological measures that legally restrict others from doing anything the license permits.
You are free to:
- Share — copy and redistribute the material in any medium or format
- Adapt — remix, transform, and build upon the material for any purpose, even commercially.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








