Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Mukti Wibawa Ponorogo dalam Membentuk Life Skill Anak Asuh Melalui Pelatihan Kewirausahaan

  • Sungkono Sungkono Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo
Keywords: peran, life skill, lembaga kesejahteraan sosial anak

Abstract

Anak sebagai pejuang masa depan bangsa serta turut menentukan kelangsungan hidup dan kejayaan suatu bangsa dimasa yang akan datang, sebagai generasi muda penerus cita-cita, perjuangan bangsa dan juga insanĀ  pembangunan nasional. Anak merupakan aset utama dan tumbuh kembang anak sejak dini adalah tanggung jawab keluarga, masyarakat dan negara. Namun dalam proses tumbuh kembang anak banyak dipengaruhi oleh berbagai faktor baik biologis, psikis, sosial, ekonomi maupun kultural yang menyebabkan tidak terpenuhinya hak-hak anak tersebut. Perjalanan hidup seorang anak tidak selamanya berjalan dengan mulus. Beberapa anak dihadapkan pada pilihan yang sulit bahwa individu harus berpisah dari keluarga karena suatu alasan, menjadi yatim, piatu atau yatim-piatu bahkan mungkin menjadi anak terlantar. Oleh sebab itu, Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Mukti Wibawa memiliki peranan yang sangat penting dalam menyiapkan anak asuh (yatim dan dhuafa) untuk dibekali dengan pendidikan kecakapan hidup (life skills) dengan harapan setelah beranjak dewasa mereka dapat mengembangkan kemampuan yang dimilikinya. Hal tersebut menjadi alasan peneliti untuk melakukan penelitian dengan cara yaitu pengumpulan data menggunakan metode observasi, dokumentasi dan wawancara. Pada Subjek penelitian menggunakan teknik analisis data melalui ketua, pengasuh dan pengajar di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Mukti Wibawa Ponorogo. Dalam menganalisa data peneliti menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang didapat adalah LKSA Mukti Wibawa Ponorogo memberikan pelatihan kewirausahaan kepada anak asuh (yatim dan dhuafa) dalam membentuk life skill-nya. Dalam menyukseskan tujuannya tersebut LKSA Mukti Wibawa Ponorogo memberikan program life skill yang berbentuk soft skill (nilai-nilai keagamaan, kedisiplinan dan pengembangan kepribadian) dan hard skill (menjahit, pembuatan roti/kue danĀ  pembuatan tas berbahan baku plastik). Dengan adanya kegiatan-kegiatan life skill tersebut diharapkan dapat memberikan efek positif pada masa depan mereka

References

Ahmadi, Abu. Psikologi Sosial. Jakarta: Rineka Cipta. 2007.

Anwar. Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skill Education). Bandung: Alfabeta. 2015.

Astuty, Sry. Implementasi Program Life Skill Terhadap Keberfungsian Sosial Anak Asuh Di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nur Muhammad Tanjung Bunga Makassar. Tesis tidak diterbitkan. Makassar: Fakultas Dakwah Dan Komunikasi UIN Alauddin Makassar. 2018.

Danim, Sudarwan. Menjadi Peneliti Kualitatif . Bandung: Pustaka Setia. 2002.

Departemen Agama Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam. Pedoman Integrasi Pendidikan Kecakapan Hidup Dalam Pembelajaran. Jakarta: Depag. 2005.

Departemen Sosial Republik Indonesia. Lembaga Kesejahteraan

Sosial Anak. Jakarta: Departemen Sosial Republik Indonesia. 1997.

Depdiknas. Pedoman Penyelenggaraan Program Kecakapan Hidup (Life Skills) Pendidikan Nonformal. Jakarta: Ditjen Diklusepa. 2004.

Gratia, A. A. dan Septiani, A. Pengaruh Gaya Hidup Sehat Terhadap Psychological Well-Being Dan Dampaknya Pada Auditor Kap (Studi Empiris pada Auditor Kantor Akuntan Publik di Jawa Tengah Dan DIY). Journal of Accounting, (Online), 3 (2): 120-131, (https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/6092), diakses 25 Maret 2021.

Hutami, Gartiria dan Chariri, Anis. Pengaruh Konflik Peran Dan Ambiguitas Peran Terhadap Komitmen Independensi Auditor Internal Pemerintah Daerah (Studi Empiris Pada Inspektorat Kota Semarang). Jurnal Pendidikan, (Online), 2 (1): 122, (http://eprints.undip.ac.id/30903/), diakses 23 Februari 2021.

Listyono. Orientasi Life Skill dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jurnal Phenomenon, (Online), 1 (1): 126, (https://journal.walisongo.ac.id/index.php/Phenomenon/article/view/448), diakses 12 Maret 2021.

Moleong, Lexy J. Metode Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. 2013.

Narwoko, J. Dwi dan Suyanto, Bagong. Sosiologi Teks Pengantar dan Terapan. Jakarta: Kencana Media Group. 2004.

Rangkuti, Freddy. Analisis SWOT: Teknik Membedah Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. 1997.

Saroni, Mohammad. Orang Miskin Bukan Orang Bodoh. Yogyakarta: Bahtera Buku. 2011.

Soekanto, Soerjono. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Raja Grafindo Persada. 2013.

Soetomo, Mahmudin Ali. Panti Asuhan dalam Era Reformasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2006.

Sugiyono. Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfabeta. 2013.

Published
2021-05-31
How to Cite
Sungkono, S. (2021). Peran Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Mukti Wibawa Ponorogo dalam Membentuk Life Skill Anak Asuh Melalui Pelatihan Kewirausahaan. JCD: Journal of Community Development and Disaster Management, 3(1), 31-42. Retrieved from https://ejournal.insuriponorogo.ac.id/index.php/jcd/article/view/1050
Abstract views: 0 , PDF (Indonesia) downloads: 0