Kearifan Lokal sebagai Media Kontekstualisasi Nilai Pendidikan Islam dalam Perspektif Al-Qur’an
Keywords:
kearifan lokal, kontekstualisasi nilai, pendidikan Islam, Al-qur'anAbstract
Artikel ini bertujuan menganalisis integrasi nilai kearifan lokal dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dan implikasinya terhadap pembentukan karakter siswa secara menyeluruh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian kepustakaan, menelaah literatur, artikel ilmiah, dan sumber akademik terkait untuk memahami konsep, strategi, dan penerapan nilai lokal dalam kurikulum PAI. Kajian ini menekankan pentingnya memadukan nilai-nilai lokal dengan prinsip-prinsip Qur’ani agar pembelajaran menjadi lebih kontekstual, aplikatif, dan bermakna bagi kehidupan siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi kearifan lokal membantu siswa menginternalisasi nilai moral, sosial, dan budaya secara nyata, serta membentuk karakter yang religius, berbudaya, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap lingkungan sosial dan budaya. Pendekatan ini membuat pembelajaran PAI lebih relevan, partisipatif, dan meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa. Keberhasilan implementasi integrasi nilai lokal memerlukan perencanaan yang matang, kapasitas guru yang memadai, dukungan sumber belajar, serta kerja sama aktif antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. Dengan demikian, integrasi kearifan lokal dalam PAI tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan agama, tetapi juga membentuk generasi yang berkarakter, memiliki identitas budaya yang kuat, dan siap menghadapi perubahan zaman tanpa kehilangan nilai moral dan spiritual.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sujatmoko Mukti Wiguna, Mubasirun, Muhammad Aji Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


