Perlindungan Hak Identitas Anak Temuan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) : Studi Kasus YPAB Surakarta

Authors

  • yunita putri ravalina ravalina Universitas Sebelas Maret
  • Anjar Sri Ciptorukmi Nugraheni Universitas Sebelas Maret; Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.9265

Keywords:

Pengasuhan Anak

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai perlindungan hak identitas anak temuan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) dengan studi kasus Yayasan Pemeliharaan Anak dan Bayi Permata Hati (YPAB) Surakarta. Permasalahan utama adalah belum adanya regulasi khusus mengenai mekanisme pemenuhan identitas anak temuan, sehingga perlindungan identitas masih bergantung pada praktik kelembagaan di daerah. Penelitian menggunakan metode empiris (studi lapangan) dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YPAB Surakarta berperan sebagai pengasuh pengganti (factual guardianship) dalam perlindungan identitas anak temuan melalui mekanisme penyerahan anak dari Dinas Sosial, pengasuhan sementara, pencarian orang tua, serta pengurusan akta kelahiran dan dokumen kependudukan. Peran tersebut memastikan keberlanjutan perlindungan hak keperdataan anak hingga adopsi atau penetapan hukum. Namun, ketiadaan regulasi khusus menyebabkan pemenuhan identitas anak temuan masih bergantung pada koordinasi antar lembaga dan kapasitas LKSA. Dengan demikian, LKSA, khususnya YPAB Surakarta, terbukti berfungsi sebagai pelaksana perlindungan identitas anak temuan secara efektif dalam kerangka perlindungan anak berbasis kepentingan terbaik bagi anak.

Downloads

Published

2026-02-24

How to Cite

ravalina, yunita putri ravalina, & Anjar Sri Ciptorukmi Nugraheni. (2026). Perlindungan Hak Identitas Anak Temuan melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) : Studi Kasus YPAB Surakarta. AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam Dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584), 6(1), 2254–2267. https://doi.org/10.37680/almikraj.v6i1.9265