Scriptural Reasoning: Peran Kitab Keagamaan dalam Pendidikan Agama Multikultural di Young Interfaith Peacemaker Community Indonesia

  • Gabriel James Angkouw Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
  • Iky Sumarthina Putri Prayitno Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana, Salatiga
Keywords: Kitab Keagamaan, Scriptural Reasoning, Pendidikan Agama Multikultural., Religious Scriptures, Scriptural Reasoning, Multicultural Religious Education

Abstract

Abstrak : Artikel ini bertujuan untuk melihat keberadaan Kitab keagamaan yang mampu menjadi landasan pendidikan agama multikultural bagi generasi muda. Peran kitab keagamaan dalam dialog lintas iman khususnya bagi generasi muda Kristen dan Islam, terwujud melalui Scriptural Reasoning (SR), yang menjadi kegiatan rutin Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) Indonesia. SR mampu menjadi ruang interaksi lintas iman dengan menjadikan kitab keagamaan (Alkitab dan Al-Qur’an) sebagai landasan yang juga didukung dengan nilai-nilai dasar YIPC, 12 Nilai Perdamaian, serta dokumen A Common Word (ACW). Hasil dari kajian ini menunjukkan bahwa, pertama, Kitab keagamaan mampu melegitimasi dialog. Kedua, Kitab keagamaan mampu membangun identitas bersama diantara generasi muda Kristen dan Islam. Artikel ini menjadi bagian dalam kajian  menggunakan metode kualitatif dengan menyajikan data secara deskriptif-analitis terkhususnya berkaitan dengan pendidikan agama multikultural yang dikembangkan oleh Hope S. Antone  guna menunjukkan peran kitab keagamaan dalam membangun solidaritas generasi muda lintas agama sebagai pembentuk identitas bersama serta sumber legitimasi dialog. Metode pendidikan agama multikultrual berbasis kitab keagamaan dalam bentuk SR ini, diharapkan mampu  menjadi tawaran dalam penerapan pendidikan agama di Indonesia guna menumbuhkan rasa saling menerima dan menghargai perbedaan.

 

This article is aimed at seeing the existence of religious Scriptures, that is able to be the basis of multicultural religious education for young people. The role of religious Scriptures in the interfaith dialogue especially for Christian and Muslim youngsters is embodied in Scriptural Reasoning (SR), a regular activity of Young Interfaith Peacemaker Community (YIPC) Indonesia. SR is able to be a medium for interfaith interaction by making religious Scriptures (Holy Bible and Koran) the foundation that is also supported by YIPC principles, 12 Peace Values, and A Common Word (ACW) document. The results of this study show that, firstly: Religious Scriptures are able to legitimate the dialogue. Secondly: Religious Scriptures are able to build collective identity among Christian and Muslim youngsters. This article is a part of qualitative research that shows the data with descriptive analytics method, especially on multicultural religious education developed by Hope S. Antone in order to show the role of religious Scriptures in building solidarity of interfaith youngsters as the shaper of collective identity as well as the source of dialogue legitimacy. This Scriptures-based multicultural religious education in the form of SR is expected to be an offer in the application of religious education in Indonesia to foster mutual acceptance and tolerance.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Antone, Hope S., Pendidikan Kristiani Kontekstual: Mempertimbangkan Relaitas Kemajemukan dalam Pendidikan Agama . Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2015.

BBC Indonesia. Pelajar SMA di Padang, Sukabumi, dan Solo dianggap Paling Rentan Terpapar Radikalisme. https://www.bbc.com/indonesia/amp/indonesia-42832938 (diakses 17 Mei 2020).

Baidhawy, Zakiyuddin., Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural. Jakarta: Erlangga, 2005

Bellah, Robert N., Beyond Belief: Essays on Religion in a Post-Traditional World. Berkley: University of California Press, 1970.

Deal, William, dan Timthy Beal. Theory For Religious Studies. New York: Routledge, 2004.

Ekbald, Bob. “Reading Scripture for Good News that Crosses Barriers Of Race/Ethnicity, Class, and Culture”, Interpretation: Journal of Bible and Theology 65. Juli, 2011.

Ford, David, E. Jews, Christians, and Muslims Meet around their Scriptures: An Interfaith Practice for the 21st Century. Rome: The Russell Berrie Foundation, 2011.

______.Fields of Faith: Theology and Religious Studies for the Twenty-First Century. New York: Cambridge University Press, 2005.

______“An Interfaith Wisdom: Scriptural Reasoning Between Jews, Christians, and Muslims”, Modern Theology 22. Juni, 2006.

Geroge, Cherian. Pelintiran Kebencian: Rekayasa Ketersinggungan Agama dan Ancamannya bagi Demokrasi. Jakarta: PUSAD Paramadina, 2017.

Halili, Supremasi Intoleransi. Jakarta: Pustaka Masyarakat Setara, 2016.

Ibrahim, Ruslan. “Pendidikan Multikultural: Upaya Meminimalisisr Konflik di Era Pluralitas Agama”, el-Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam. 2008.

Rippin, Andrew, Muslims: Their Religious Beliefs and Practices. New York: Routledge, 2005.

Robert, Jackson, Rethinking Religious Education and Plurality. New York: RoutledgeFalmer, 2004.

Lattu, Izak Y.M., Menolak Narasi Tunggal: Diskursus Agama, Pluralisme, dan Demokrasi. Salatiga: Satya Wacana University Press, 2018.

______ “Beyond Interreligious Dialogue: Oral-Based Interreligious Engagements in Indonesia”, dalam Interreligious Dialogue: From Religion to Geopolitics, ed. Giuseppe Giordan dan Andrew P. Lynch, Boston: Brill, 2019.

Lincoln, Erick, dan Irfan Amalee. Peace Generation: 12 Nilai Dasar Perdamaian. Bandung: Pelangi Mizan, 2007.

Murdianto. “Stereotipe, Prasangka dan Resistensinya: Studi Kasus pada EtnisMadura dan Tionghoa di Indonesia”. Qalamuna:Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Agama 2(10) 2018, 137-160. https://doi.org/10.5281/zenodo.3559267

Nuhamara, Daniel. Pembimbing Pendidikan Agama Kristen. Bandung: Jurnal Info Media, 2009.

Ochs, Peter. “Scripture”, dalam Fields of Faith: Theology and Religious Studies for the Twenty-First Century. New York: Cambridge University Press, 2005.

Ooi, Giok Ling dan Chee Min Fui, “They Play Soccer too!-Madrasah Education in Multicultural Singapore”, Asia Pasific Journal of Education 27, Maret, 2007.

Race, Richard, Multiculturalism and Education. London: Continuum, 2011.

Retnawati, Ida., “Peran Guru dalam Pendidikan Multikulturalisme”, dalam Mengelola Keragaman di Sekolah: Gagasan dan Pengalaman Guru, ed. Suhadi, Linah Pary, Fardan Imamah, Marthen Tahun. Yogyakarta: CRCS UGM, 2016.

Saliba, John A., Understanding New Religious Movements. Oxford: AltaMira, 2003.

Schreiter, Robert . “Just What Do We Want? Ministry in a Multicultural World”, New Theology Review 13. 2000.

SETARA Institute. Tipologi Keragaman Mahasiswa: Survei di 10 Perguruan Tinggi Negeri. Jakarta: SETARA Institute, 2019.

Setyawan, Yusak, B. “Encountering State Ideology: Reading the Bible from an Indonesian Postcolonial Perspective” dalam Colonial Contexts and Postcolonial Theologies: Storyweaving in The Asia-Pasific, ed. Mark G. Brett dan Jione Havea. New York: Palgrave Macmillan, 2014.

______ “Kitab Keagamaan, Ideologi, Budaya dan Komunitas” dipresentasikan dalam kelas Mata Kuliah Kitab-Kitab Keagamaan dan Masyarakat untuk Magister Sosiologi Agama Fakultas Teologi UKSW, Salatiga, 2019.

______ “Konflik dan Kekerasan Bernuansa Keagamaan di Indonesia dalam Perspektif Pandangan Yesus dalam Injil-injil Kanonis Perjanjian Baru. Dalam Perdamaian dan Keadilan Dalam Konteks Indonesia yang Multikultural dan Beragam Tradisi Iman. Jakarta: BPK Gunung Mulia, 2017.

Susanto, Edi., “Pendidikan Agama Berbasis Multikultural: Upaya Strategis Menghindari Radikalisme”, KARSA, April, 2006.

Yusuf, Muhammad,. Marthen Tahun, Budi Asyari, Sudarto, Politik Pendidikan Agama Kurikulum 2013 dan Ruang Publik Sekolah. Yogyakarta: CRCS UGM, 2014.

YIPC Indonesia, Laporam Tahunan YIPC Indonesia 2018. Yogyakarta:YIPC. http://yipci.org/laporan-tahunan-yipc-indonesia-2018 (diakses 22 Januari 2020)

Published
2020-06-05
How to Cite
Angkouw, G., & Prayitno, I. (2020). Scriptural Reasoning: Peran Kitab Keagamaan dalam Pendidikan Agama Multikultural di Young Interfaith Peacemaker Community Indonesia. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(01), 69-91. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i01.410
Abstract views: 0 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 0