Mendudukkan Kembali Makna Kafir dalam al-Qur’an dan Konteksnya secara Teologis, Sosiologis, dan Politis

Revisiting the Meaning of Kafir in the Qur'an and its Theological, Sociological, and Political Context

  • Moh. Isom Mudin Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, Indonesia
  • Nurul Laili Ahmadah Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, Indonesia
  • Rahmat Ardi Nur Rifa Da’i Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, Indonesia
  • Muhamad Fawwaz Rizaka Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Ponorogo, Indonesia
Keywords: al-Qur’an, hubungan antaragama, Islam, jenis-jenis kafir, kafir

Abstract

To this day, the word kafir is still a hot topic to be discussed. Lately, the recommendation of the prohibition to mention kafir for non-Muslims to maintain religious harmony and peace in society has reaped pros and cons among Muslims. And in fact today, among the wider community, accusations of being infidels against a person or group are increasingly rife with the concept of kafir which is only understood about someone who believes in God other than Allah. This narrow understanding has given birth to existing conflicts, even though the concept of kafir has actually existed since the time of the Prophet and was not a problem among religious communities. Basically, the Qur'an itself has discussed the meaning of kafir and its levels. So to get a comprehensive understanding requires a relevant and in-depth approach. Through a qualitative library research, the researchers discuss the meanings of kafir contained in the Qur'an and the extent to which a person can be considered as an infidel according to the Qur'an as a guide for Muslims.

Sampai saat ini kata kafir masih menjadi perbincangan hangat. Belakangan ini anjuran pelarangan penyebutan kafir bagi non muslim untuk menjaga kerukunan dan ketentraman umat beragama menuai pro dan kontra di kalangan umat Islam. Dan faktanya, dewasa ini di kalangan masyarakat luas tuduhan kafir terhadap seseorang atau kelompok semakin marak dengan konsep kafir yang hanya dipahami tentang seseorang yang beriman kepada Tuhan selain Allah. Pemahaman yang sempit ini telah melahirkan konflik-konflik yang ada, padahal konsep kafir sebenarnya sudah ada sejak zaman Nabi dan tidak menjadi masalah di kalangan umat beragama. Pada dasarnya Al-Qur'an sendiri sudah membahas tentang pengertian kafir dan tingkatannya. Sehingga untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif diperlukan pendekatan yang relevan dan mendalam. Melalui penelitian pustaka kualitatif, peneliti membahas tentang makna kafir yang terkandung dalam Al-Qur'an dan sejauh mana seseorang dapat dianggap kafir menurut Al-Qur'an sebagai pedoman bagi umat Islam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abd al-Bāqī, Muhammad Fu’ād. Al-Mu’jam Al-Mufahras Li Alfāẓ Al-Qur’ān Al-Karīm. Beirut: Dar al-Fikr, 1981.

Abd al-Salām, Ja’far. Al-Tasāmuh Fi Al-Fikri Al-Islamī. Kairo: Rabitah al-Jami’ah al-Islamiyah, 2005.

Abdurakhman, Hasanudin. “Kafir Dalam Konteks NKRI.” Accessed September 28, 2019. https://news.detik.com/kolom/d-4452513/kafir-dalam-konteks-nkri.

Akbar, Muhammad Nabiel. "Makna Kafir dalam Tafsir Al-Mishbah Karya M. Quraish Shihab." Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2018.

al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Islam and Secularism. Kuala Lumpur: ISTAC, 1993.

al-Bayanuni, Ahmad Izzuddin. Kafir Dan Indikasinya. Surabaya: PT Bina Ilmu, 1989.

al-Bukhārī, Muhammad bin Isma’il. Ṣaḥīḥ Al-Bukhārī. Juz I. Beirut: Dār al-Tuqun al-Najāh, 1422.

al-Damaskusi, Taqiyuddin Abi Bakar Bin Muhammad al-Hushni al-Khusaini. Kifayatu Akhyar Fi Khilli Ghayatil Ikhtishar Fi Al-Fiqh Al-Syafi’i. Damaskus: Dar al-Basyair, 2001.

al-Ghanūshī, Rāshid. Huqūq Al-Muwātanah: Huqūq Ghair Al-Muslim Fi Al-Mujtama Al-Islamī. Virginia: Ma’had al-‘Alam li al-Fikr al-Islami, 1993.

al-Manẓūr, Ibnu. Lisan Al-’Arab. Kairo: Dar al-Ma’arif, 1119.

al-Qardhawi, Yusuf. Fatwa-Fatwa Kontemporer, Terj. As’ad Yasin. Jakarta: Gema Insani Press, 1999.

________________. Fikih Jihad: Sebuah Karya Monumetal Terlengkap Tentang Jihad Menurut Al-Qur’an Dan Sunnah, Terj. Irfan Maulana Hakim. Bandung: Mizan, 2010.

________________. Minoritas Non- Muslim Di Dalam Masyarakat Islam, Terj. Muhammad Baqir. Mesir: Maktabah Wahbah, 1994.

al-Tabātabā’ī, M. Husayn. Al-Mīzān Fi Al-Tafsīr Al-Qur’ān. Beirut: Mua’ssaat al-A’lami li al ‘Matbu’ah, n.d.

Anam, Haikal Fadhil. “Konsep Kafir Dalam Alquran: Studi Atas Penafsiran Asghar Ali Engineer.” NALAR: Jurnal Peradaban Dan Pemikiran Islam 2, no. 2 (December 31, 2018): 89. https://doi.org/10.23971/njppi.v2i2.971.

Askar, S. Kamus Al-Azhar. Jakarta: Senayan Abadi Publishing, 2009.

Bin Ali al-Abdul Lathif, Abdul Aziz bin Muhammad. Keyakinan, Ucapan, Dan Perbuatan Pembatal Keimanan. Jakarta: Darul Haq, 2017.

Bin Muhammad (al-Rāghib al-Asfahānī), Abī Al-Qāsim Al-Husain. Al-Mufrodāt Fi Gharībi Al-Qur’ān. t.t: Maktabatu Nazar Musthofa Al-Baz, 2009.

Emarah, Mohammed. Islam Dalam Pandangan Marxisme. Jakarta: Prenamedia Group, 2018.

Ibn Jarīr At-Tabārī, Abi Ja’far Muhammad . Jāmi’u Al-Bayān ‘an Ta’Wīl ‘Ayi Al-Qur’Ān. Beirut: Dar al-Fikr, 2005.

Ibnu Taimiyyah, Ahmad. Majmu’ Al-Fatāwā. Madinah Munawwaroh: Mujamma’I al-Malik Fahdin li al-Tiba’ah al-Mushaf al-Syarif, 2004.

Cadiwu, Harifuddin. Konsep Kufr Dalam Al-Qur’an. Jakarta: PT Bulan Bintang, 1991.

Hamdan, Muhammad. "Filosofi Kafir dalam al-Qur’an: Analisis Hermeneutik Schleiermacher." Tashwirul Afkar 38, no. 02 (2020). https://doi.org/10.51716/ta.v38i02.25

Hamka. Prinsip Dan Kebijakan Dakwah Islam. Jakarta: Pustaka Panjimas, 1984.

Hariyadi, Muhammad, and Lukman Nurhakim. "Wawasan Al-Qur’an Tenteng Kekafiran." Al-Burhan| Jurnal Kajian Ilmu dan Pengembangan Budaya Al-Qur'an 16, no. 2 (2016). https://journal.ptiq.ac.id/index.php/alburhan/article/view/81

Isnaeni, Hendri F. “Sebut Kafir, Kiai Diadili.” Accessed October 2, 2019. https://historia.id/agama/articles/sebut-kafir-kiai-diadili-P1Bl2.

Izutsu, Toshihiko. Konsep-Konsep Etika Religius Dalam Al-Qur’an. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1993.

______________. Relasi Tuhan Dan Manusia. Yogyakarta: Tiara Wacana, 1997.

Kuwado, Fabian Januarius. “Ini Kata PGI Soal Keputusan NU Tak Sebut Umat Non-Muslim Kafir.” Accessed October 1, 2019. https://nasional.kompas.com/read/2019/03/05/14154221/ini-kata-pgi-soal-keputusan-nu-tak-sebut-umat-non-muslim-kafir?page=all.

Marwantika, Asna Istya. “Potret Dan Segmentasi Mad’u Dalam Perkembangan Media Di Indonesia.” Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan 14, no. 01 (August 29, 2019): 1–14. https://doi.org/10.37680/adabiya.v14i01.100.

Muammar, Khalif. Islam Dan Pluralisme Agama. Kuala Lumpur: Percetakan Mesbah SDN BHD, 2013.

Mudin, Moh Isom. “Pluralisme Agama: Akar Dan Justifikasi Al-Qur’an.” AL-RASIKH: Jurnal Hukum Islam 07, no. 02 (2017). https://ejournal.iaidalwa.ac.id/index.php/rasikh/article/view/59.

Munjid, Achmad. “Demi Indonesia Yang Damai, Kata Kafir Memang Sebaiknya Dihapus.” Accessed October 4, 2019. http://theconversation.com/demi-indonesia-yang-damai-kata-kafir-memang-sebaiknya-dihapus-113193.

Putra, Wahyu Hanafi, and Dawam M. Rohmatulloh. "Bahasa dan Narasi Politik Kreatif; Kontestasi Merebut Kebenaran Islam dalam Demokrasi Digital 2019 di Indonesia." In Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars, vol. 3, no. 1, pp. 294-302. 2019.

Riḍā, Muhammad Rasyīd. Tafsīr Al-Qur’ān Al-Ḥakīm; Tafsīr Al-Manār. Kairo: Dar Al-Manar, 1373.

Rita, Maria. “Sebut Kristen Dan Yahudi Kafir, Ulama Mesir Didakwa Menista Agama.” Accessed October 4, 2019. https://dunia.tempo.co/read/875068/sebut-kristen-dan-yahudi-kafir-ulama-mesir-didakwa-menista-agama/full&view=ok.

Setyawan, Agus. “Dakwah Yang Menyelamatkan: Memaknai Ulang Hakikat Dan Tujuan Da’wah Islamiyah.” Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan 15, no. 02 (November 9, 2020): 189–99. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i02.487.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Misbah. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Suharso dan Ana Retnoningsih. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Semarang: Widya Karya, 2005.

Wahab, Abdul Jamil. Harmoni Di Negeri Seribu Agama. Jakarta: PT Gramedia, 2015.

Yahya, A. Syarif . Fikih Toleransi. Yogyakarta: Aswaja Presindo, 2016.

Zarkasyi, Hamid Fahmy, Amal Fathullah Zarkasyi, Tonny Ilham Prayogo, and Rahmat Ardi Nur Rifa Da’i. “IBN RUSHD’S INTELLECTUAL STRATEGIES ON ISLAMIC THEOLOGY.” Jurnal Ilmiah Islam Futura 20, no. 1 (February 29, 2020): 19. https://doi.org/10.22373/jiif.v20i1.5786.

Zuhaily, Wahbah. Tafsir Al-Munir Fi Al-’Aqidah Wa as-Syari’ah Wa Al-Manhaj. Damaskus: Dar al-Fikr, 2009.

Published
2021-06-20
How to Cite
Mudin, M., Ahmadah, N., Da’i, R., & Rizaka, M. (2021). Mendudukkan Kembali Makna Kafir dalam al-Qur’an dan Konteksnya secara Teologis, Sosiologis, dan Politis. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 16(1), 41-55. https://doi.org/10.37680/adabiya.v16i1.619
Abstract views: 573 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 202