Implementation of the Homeroom Teacher Policy in Meeting Teachers’ Workloads

Authors

  • Anny Tri Wahyuni Universitas Negeri Surabaya; Indonesia
  • Mufarrihul Hazin Universitas Negeri Surabaya; Indonesia
  • Amrozi Khamidi Universitas Negeri Surabaya; Indonesia
  • Triworo Parnoningrum Universitas Negeri Surabaya; Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37680/scaffolding.v8i3.10613

Keywords:

Teacher Workload, Homeroom Teacher, Policy Implementation, Multisite Study

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Homeroom Teacher policy, specifically, subject teachers at junior high schools/special junior high schools, senior high schools/special senior high schools, and vocational high schools/special vocational high schools who are assigned to mentor students academically, in terms of competencies, skills, and character from the time students enroll until they graduate from these educational institutions (in accordance with Ministry of Education and Culture Regulation No. 11 of 2025, Article 9) in relation to teachers’ workload at State Junior High School 3 and State Junior High School 4 in Surabaya, based on the six policy implementation factors identified by Van Meter and Van Horn: policy standards and objectives, resources, characteristics of the implementing organization, inter-organizational communication, attitudes of implementers, and the social, economic, and political environment. The study employed a descriptive qualitative approach using a multisite study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation involving school principals, homeroom teachers, class advisors, students, and parents, and were subsequently analyzed using the Miles and Huberman interactive model through both within-site and cross-site analyses. Data validity was tested through source and technique triangulation as well as member checking. The results of the study indicate that the implementation of the Homeroom Teacher policy at both schools has been in accordance with the Ministry of Education and Culture Regulation No. 11 of 2025, targeting all subject teachers and supported by the availability of human resources. School principals have demonstrated support for the policy, but its implementation has not been optimal. Communication and coordination with the Surabaya City Education Office and school supervisors have not been optimal, leading to differences in understanding regarding implementation. Some teachers still view the Homeroom Teacher policy as an additional workload, while at SMP Negeri 4 Surabaya, the role of the Homeroom Teacher is interpreted similarly to that of a class advisor. Parental support serves as a facilitating factor, whereas insufficient policy dissemination poses a challenge. Overall, the implementation of the Homeroom Teacher policy is underway, but has not yet been optimal.

References

Aceng, & Hendri, P. (2025). Analisis Manajemen Pembinaan UKM Bola Voli di Perguruan Tinggi Swasta Kalimantan Barat. Josepha Journal of Sport Science and Physical Education, 06(2).

Aditama, A., Hamka, & Asropi. (2024). Strategi Implementasi Kebijakan Penguatan Karakter: Studi Kasus di Jenjang SMP Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(15), 30–49.

Aibonotika, A., & Kharisma, N. (2026). Implementasi Kebijakan Beban Kerja Guru Berdasarkan Permendikdasmen Nomor 11 Tahun 2025 di SMA Kecamatan Siak Hulu. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(3), 5895–5904.

Apriana, I., & Edris, M. (2021). Pengaruh Kepuasan Kerja, Beban Kerja dan Kelelahan Kerja terhadap Kinerja Guru. Jurnal Ilmu Manajemen, 6(2), 1–15.

Arifin, M., & Muharto, A. (2025). Pengaruh Beban Kerja dan Administrasi Pendidikan terhadap Kinerja Guru dan Work-Life Balance. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 7(4), 215–228.

Atmodiwirjo, S. (2021). Manajemen Pendidikan Indonesia. Ardadizya.

Barnawi, & Arifin, M. (2012). Kinerja Guru Profesional: Instrumen Pembinaan, Peningkatan & Penilaian. Ar-Ruzz Media.

Basri, H. (2026). Implementasi Penataan Jabatan Fungsional Melalui Delayering pada Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan: Analisis Model Implementasi Kebijakan Van Meter dan Van Horn. Politeknik STIA LAN Jakarta.

Basri, T. S., & Kuncoro, A. W. (2026). Pengaruh Motivasi Kerja, Gaya Kepemimpinan Kepala Sekolah, dan Beban Kerja Guru terhadap Kinerja Guru:(Studi Kasus pada Guru MTs AL Munawwaroh Kota Tangerang). Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen, 4(2), 910–927.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2024). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Sage Publications.

Darmawan, D., Arifin, Z., & Handayani, S. (2026). Manajemen Beban Kerja Guru Berbasis Data dalam Mencegah Hidden Fatigue dan Menjaga Work-Life Balance. Jurnal Manajemen Pelayanan Pendidikan, 8(1), 112–126.

Daulay, S. (2024). Analisis Beban Kerja Guru dengan Tugas Tambahan pada Satuan Pendidikan Dasar. Jurnal Pelita Negeri Belantaraya, 5(2), 101–114.

Dimhari, A. (2022). Kendala Birokrasi dan Keterbatasan Sumber Daya dalam Pelaksanaan Pemenuhan Beban Kerja Guru. Jurnal Administrasi Pendidikan Indonesia, 10(3), 88–99.

Diniawaty, N., & Prahiawan, W. (2024). Manajemen Beban Kerja Guru dalam Meningkatkan Keseimbangan Kerja-Hidup dan Kinerja Organisasional. Maliki Interdisciplinary Journal, 3(7), 553–563.

Hasanah, E., & Supardi, S. (2020). The meaning of Javanese Adolescents’ Involvement in Youth Gangs During the Discovery of Youth Identity: A Phenomenological Study. The Qualitative Report, 25(10), 3602–3626.

Henik, U. (2025). Upaya Penguatan Pendidikan Karakter Menuju Era Society 5.0 Melalui Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Tafhim Al-‘Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam, 16(1), 21–44.

Hidayat, R., & A W. (2023). Strategi Pemenuhan Beban Kerja Guru melalui Optimalisasi Tugas Tambahan di Sekolah Menengah. Jurnal Manajemen Pendidikan Al-Tanzim, 7(1), 88–102.

Johari, J., Tan, F. Y., & Zulkarnain, Z. (2018). Autonomy, workload, work-life balance, and job performance among teachers. International Journal of Educational Management, 32(1), 107–120.

Kurniawan, B., & Fitriani, N. (2024). Kemitraan Sekolah dan Masyarakat dalam Penguatan Karakter Peserta Didik. Cipta Media.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2022). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Moleong, L. J., & Utami, R. (2024). Metodologi Penelitian Kualitatif Edisi Terkini. PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2013). Uji Kompetensi dan Penilaian Kinerja Guru. PT Remaja Rosdakarya.

Munandar, A. (2019). Analisis Beban Kerja dan Kinerja Guru Sekolah Menengah. Jurnal Administrasi Pendidikan, 11(2), 45–58.

Nugroho, R. (2021). Public Policy: Dinamika Kebijakan, Analisis Kebijakan, Manajemen Kebijakan. PT Elex Media Kumputindo.

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor 1 Tahun 2025 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, Dan Pengawas Sekolah (2025).

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar Dan Menengah Nomor 11 Tahun 2025 Tentang Guru Wali (2025).

Pitaloka, T., Sumartiningsih, S., & Nugraheni, N. (2026). Peran Dukungan Sosial Multidimensi terhadap Resiliensi dan Kesejahteraan Psikologis Guru dengan Tugas Tambahan. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 12(1), 45–58.

Pradnya, D., Marhaeni, D., Artini, S., & Rati, W. (2026). Analisis Implementasi Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 7(2), 345-355.

Prasojo, L, D., & Sudiyono. (2021). Supervisi Pendidikan dan Efektivitas Manajerial Sekolah. UNY Press.

Pratama, M., Depok, N., & Palunga, R. (2017). Peran Guru dalam Pengembangan Karakter Peserta Didik Di Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Depok Sleman. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(1), 109–123.

Purifiedriyaningrum, I., & Saptandari, E. W. (2022). Pengaruh Hardiness dan Dukungan Sosial Organisasi terhadap Stres Kerja dan Penyesuaian Diri Guru. Jurnal Psikologi Terapan, 10(2), 134–147.

Rahmawati, D., & Mustikawati, R. (2022). Peran Guru sebagai Fasilitator dan Pembimbing Karakter di Era Transformasi Pendidikan. Jurnal Inovasi Pendidikan, 9(3), 210–225.

Rohmah, J., Jannah, W., & Aryawanti, N. (2025). Peran Pembangunan Ekonomi dalam Membentuk Sumber Daya Manusia yang Unggul di Indonesia. Jurnal Ilmiah Nusantara ( JINU), 2(3), 70–87.

S, F., & Warohmah, M. (2025). Kesenjangan Sosiologis Kebijakan Beban Kerja Guru dan Penyetaraan Tugas Tambahan dalam Pemenuhan JTM. Jurnal Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan, 13(2), 201–215.

Sedarmayanti. (2017). Manajemen Sumber Daya Manusia: Reformasi Birokrasi dan Manajemen Pegawai Negeri Sipil. PT Refika Aditama.

Setyawan, A., & Hastuti, D. (2022). Manajemen Beban Kerja dan Resiliensi Pendidik di Era Digital. Literasi Nusantara.

Sugiyono, & Lestari, P. (2025). Metode Penelitian Kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Sutrisno, E. (2021). Persepsi Guru Terhadap Tugas Tambahan: Antara Beban Kerja dan Pengembangan Profesi. Jurnal Edukasi dan Kinerja, 5(2), 77–89.

Wahab, S. A. (2021). Analisis Kebijakan: dari Formulasi ke Penyusunan Model-Model Implementasi Kebijakan Publik. Bumi Aksara.

Wibowo, A. (2023). Manajemen Kinerja Guru dan Kesejahteraan Kerja di Satuan Pendidikan. Pustaka Pelajar.

Yuliana, E. (2020). Dampak Beban Kerja Tambahan terhadap Kinerja Profesional Guru. Jurnal Manajemen Pendidikan 2, 8(1), 22–35.

Published

2026-10-06