Evaluation of Child-Friendly Boarding School Policies

Authors

  • Achmad Ahdan Sahali Universitas Negeri Surabaya; Indonesia
  • Mufarrihul Hazin Universitas Negeri Surabaya; Indonesia
  • Kaniati Amalia Universitas Negeri Surabaya; Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37680/scaffolding.v8i2.9811

Keywords:

Policy Evaluation, Anderson Evaluation Framework, Child-Friendly Islamic Boarding Schools, traditional Islamic boarding schools, Multisite Study

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of the Child-Friendly Islamic Boarding School (PRA) policy through a multisite study at the Bahrul Hidayah Islamic Boarding School in Sidoarjo Regency and the Daruttaqwa 1 Islamic Boarding School in Gresik Regency, East Java. These two boarding schools were selected because they represent a hybrid typology that combines Salafi traditions, modern educational systems, and Middle Eastern educational influences. The evaluation was conducted using James E. Anderson’s framework, which encompasses the dimensions of policy substance, policy implementation, and policy impact. This study employed a qualitative approach with a multisite study design. The data consisted of primary and secondary data. Primary data were obtained through in-depth interviews, participatory observation, and analysis of institutional documents and regulations related to the PRA policy, while secondary data were obtained from scientific articles, books, regulations, and other relevant publications. Data analysis utilized the interactive model proposed by Miles, Huberman, and Saldaña, which includes data condensation, data presentation, and the drawing and verification of conclusions. Data validity was ensured through triangulation of sources and techniques, member checks, and peer discussions. The research findings indicate that both Islamic boarding schools have understood the substance of the PRA policy and implemented various key components, such as replacing corporal punishment with a p pproach, constructive guidance, internal complaint mechanisms, and outreach programs. However, the formal establishment of a PRA Task Force has not yet been carried out in accordance with regulatory provisions. The implementation of the policy has also had positive impacts, including a decrease in bullying, increased openness among students, and the development of a more dialogic and humanistic parenting style. This study concludes that the implementation of PRA has shown significant progress, although it still requires strengthening through outreach, training, and continuous monitoring by the Ministry of Religious Affairs.

References

Abdurrahman, Hidayah, F., Rohmah, K., Robby, R. I., Rosyida, & Jariyah, C. (2024). Implementation of Child-Friendly Care In Pesantren In Indonesia. Jurnal Ilmiah Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan Dan Hukum Islam, 22(2).

Abidin, Z., Imaduddin, & Hamzah, A. F. (2022). Manajemen Pendidikan Ramah Anak dalam Lembaga Pendidikan Islam. Edukasia: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(3), 1055–1062.

Agianti, D. S., Mustajabah, N., Elga, K. M., & Lukitoaji, B. D. (2026). Cendikia Pendidikan. Sindoro Cendikia Pendidikan, 18(3).

Albert, Zulmuqim, Iswantir, Irwandi, & Rahman, A. (2023). Evaluation of Child-Friendly Pesantren Program in West Sumatra Province. AL-AFKAR: Journal for Islamic Studies, 6(3), 314–323. https://doi.org/10.31943/afkarjournal.v6i3.665.Abstract.

Alfansyur, A., & Mariyani. (2020). Seni Mengelola Data : Penerapan Triangulasi Teknik , Sumber dan Waktu pada Penelitian Pendidikan Sosial. Historis : Jurnal Kajian, Penelitian & Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146–150.

Aminah, A. A., Fadjarajani, S., Mulya, G., Marwan, I., Pascasarjana, P., & Siliwangi, U. (2025). Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak dalam Menanggulangi Bullying dan Kekerasan di Pesantren. PEMA, 5(3), 465–472.

Anderson, J. E. (2003). Public Policymaking (J. Woy (ed.)). Houghton Mifflin Company.

Andini, R. R., Artanti, D. R. N., Hasnim, A. M., Nasihah, L. A., & Mahardika, I. K. (2024). Peran Pendidikan dalam Membangun Pengetahuan Masyarakat. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu, 8(12), 91–96.

Arifin, A. S. (2017). Pendidikan Berbasis Hak Anak Mengikis Praktik Budaya Kekerasan di Institusi Pendidikan. Literasi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 5(2).

Ariyanti, E. (2026). Penguatan Kampanye Ramah Anak: Internalisasi Nilai Anti-Bullying di Pesantren Minhajul Huda. Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(April), 15–27.

Bakhtiar, N., Arifin, Z., Islami, N. K., & Thahir, M. (2025). Structural Constraints in the Implementation of Child-Friendly Education in Islamic Boarding Schools. Pendidikan Agama Islam, 22(2).

Basir, A., Mohamad, B., Hakim, P. R. N., Saputra, H., Jannah, M., & Adli, M. (2024). Religious Manipulation in Child Sexual Harassment: Islamic Boarding Schools in Indonesia. Kajian Syari’ah dan Masyarakat, 24(2), 253–272.

Bongkang, A. D., Gonibala, R., & Lundeto, A. (2024). Pendidikan Ramah Anak dalam Perlindungan dan Pemenuhan Hak Santri (Studi Kasus: Pondok Pesantren Arafah Bitung). Journal of Islamic Education Policy, 9(2), 107–125.

Dhofier, Z. (2011). Tradisi Pesantren Studi Pamdangan Hidnp Kyai dan Visinga Mengenai Masa Depan Indonesia (1st ed.). Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT).

Eviningrum, S. (2023). Sosialisasi Pesantren Ramah Anak dalam Upaya Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di Satuan Pesantren se-Kabupaten Madiun. Abdimas Indonesian Journal, 3(2), 13–18. https://doi.org/10.59525/aij.v3i2.316

Firmansyah, M. H. (2021). Peran Pondok Pesantren sebagai Lembaga Pembentukan Akhlak. Sirajuddin: Jurnal Penelitian dan Kajian Pendidikan Islam, 1(1), 1–18.

Fitriani, S. N., Hulaimi, A., Anwar, S., & Hasil, S. (2025). Evaluasi Program Madrasah Ramah Anak Dalam Kurikulum Merdeka Pada Madrasah Ibtidaiyah di Nusa Tenggara Barat. Bada’a: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 7(2), 72–82. https://doi.org/10.37216/badaa.v7i1.2359

Handayani, Y., Setyariza, N. A., Kusumawardani, I., Widawati, S. E., & Anshory, M. I. (2023). Pengasuhan Santri di Pesantren. Tsaqofah JurnalPenelitian Guru Indonesia, 4(2), 964–970.

Indonesia, M. A. R. (2022). Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2022 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama. Menteri Agama Republik Indonesia.

Indonesia, M. A. R. (2023). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 83 Tahun 2023 tentang Pedoman Penanganan Kekerasan Seksual di Satuan Pendidikan pada Kementerian Agama. Menteri Agama Republik Indonesia.

Indonesia, M. A. R. (2025). Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 91 Tahun 2025 Tentang Peta Jalan Program Pengembangan Pesantren Ramah Anak. Menteri Agama Republik Indonesia.

Indonesia, P. R. (2014). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Presiden Republik Indonesia.

Iskandar, D., Hendrowati, T. Y., & Pringsewu, M. (2024). Manajemen Pendidikan Efektivitas Program Sekolah Ramah Anak dalam Mengembangkan Sekolah Berkarakter Pendidikan Sekaligus Sebagai Tempat Masyarakat Berharap tentang Kehidupan yang Akademik di dalam Lingkungan Sekolah , Tetapi Juga Pembentukan Karakter. Manajemen Pendidikan, 19(1), 61–72.

Jailani, M., Charitas, R., & Prahmana, I. (2025). A Narrative Review of Child-Friendly School Implementation in Religious-Based Education : a Transformative Perspective from Indonesia, Asia, and the Global Context. International Journal of Child Care and Education Policy.

Jakarta, P. U. (2025). Hasil Riset terbaru PPIM UIN Tentang Pesantren dan Kekerasan Seksual. P3M. https://www.p3m.or.id/2025/07/4543/hasil-riset-terbaru-ppim-uin-tentang-pesantren-dan-kekerasan-seksual/

KPPA. (2025). Analisis Tematik SNPHAR 2024 Tunjukkan Separuh Anak Indonesia Alami Kekerasan, Kemen PPPA Serukan Kolaborasi Nasional Title. Kemenpppa. https://www.kemenpppa.go.id/siaran-pers/analisis-tematik-snphar-2024-tunjukan-separuh-anak-indonesia-alami-kekerasan-kemen-pppa-serukan-kolaborasi-nasional

Kurniasari, A. (2019). Dampak Kekerasan pada Kepribadian Anak. Sosio Informa, 5(1), 15–24.

Mahmudi, M., Abdullah, F. S. P., & Hayat. (2024). Implementasi Kebijakan Pondok Pesantren Ramah Anak : Tantangan dan Peluang di Era Modern Implementation of the Child-Friendly Islamic Boarding School Policy : Challenges and Opportunities in the Modern Era. Jejaring Administrasi Publik, 16(02), 131–143. https://doi.org/10.20473/jap.v16i2.65651

Milles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (Laura Barrett (ed.); 3rd ed.). Sage Publications, Inc.

Mustofa, M. Y., Mas, A., & Elizabeth, M. Z. (2023). Hybrid Pesantren in Indonesia : Analyzing the Transformation of Islamic Religious Education in the Digital Age. Abstrak. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 79–104.

Nadlifuddin, M. I. (2024). Child-Friendly Pesantren Concept : A Strategic Approach to Empowering Children ’ s Rights. Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 5(2).

Natsir, A., & Zulmuqim. (2023). Evaluasi Program Pesantren Ramah Anak Model CIPP di Provinsi Sumatera Barat Pendahuluan Pesantren di Indonesia adalah Lembaga Pendidikan Islam Berbasis Masyarakat Muslim. Kebanyakan didirikan oleh Perseorangan , Yayasan , Organisasi Masyarakat Islam Deng. Surau : Journal of Islamic Education.

Nurhamidah, O. P., Hazin, M., & Widiyanah, I. (2025). Implementasi Kebijakan Pesantren Ramah Anak dalam Perlindungan Anak. 14(2), 3255–3266.

Nurlaela, A M. M., & Arifin, S. (2023). Strategi Mengatasi Kekerasan terhadap Anak melalui Pesantren Ramah Anak. Nusra: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 4(4), 1257–1264.

Qomar, M. (2002). Pesantren dari Transformasi Metodologi Menuju Demokratisasi Institusi (S. Mahdi & S. Bhawono (eds.)). Erlangga.

Rahmanudin, I., Yakin, P. A., & Umam, M. K. (2024). Implementation of Child-Friendly Pesantren In An Effort To Prevent Violence Against Students In Islamic Boarding Schools. Knowledge : Jurnal Inovasi Hasil Penelitian dan Pengembangan, 4(3), 78–87.

Rahmati, A., & Mubarak, F. (2023). Prevention Strategy of Violence in Pesantren. Santri: Journal of Pesantren and Fiqh Sosial, 4(1).

Said, B. (2024). Economy Hub dan Geliat Ekonomi di Pesantren. Kemenag. https://kemenag.go.id/en/kolom/economy-hub-dan-geliat-ekonomi-di-pesantren-feBk4

Sulistiawan, A., & Adhari, A. (2024). Kebijakan Pemberatan Sanksi Pidana bagi Pimpinan Pengurus Pondok Pesantren sebagai Pelaku tindak Pidana Kekerasan Seksual pada Anak. Ilmu Hukum, Humaniora, dan Politik, 5(2), 1298–1306.

Wahid, A. (2001). Menggerakkan Tradisi: Esai-Esai Pesantren. LKiS. https://books.google.co.id/books?id=X71mDwAAQBAJ&printsec=copyright&hl=id#v=onepage&q&f=false

Published

2026-08-03