Pengenalan Digital Dalam Membentuk Milenial Kreatif Untuk Menghadapi Era Society 5.0 Di Kabupaten Enrekang

Digital Introduction To Shape Creative Millenials To Face The Society 5.0 Era In Enrekang District

  • Andi Hutami Endang Institut Teknologi dan Bisnis Kalla Makasar Indonesia
  • Andi Jumiati Pramita Institut Teknologi dan Bisnis Kalla, Makassar,Indonesia.
  • Ahmad Dzulfajri Syahruddin Institut Teknologi dan Bisnis Kalla, Makassar,Indonesia.
  • Muhammad Syafaat Institut Teknologi dan Bisnis Kalla, Makassar Indonesia.
  • Ismaya Ismaya Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi
Keywords: Digital Tecchnology, Google site, Milenial, Proto.oi

Abstract

prioritizing the millennial generation who are creative with digital in the era of society 5.0 is a must for Engkreng District. This is because it produces a lot of digital transformation, especially in the field of Education which can create opportunities for more creative and highly competitive human resources. Introduction and training on the proto.io and google site form platforms, with data collection methods as follows: the preparation stage and the implementation stage. During the activity the lecture and practice methods were accompanied by demonstrations where participants were provided with modules for practicum. The background to this collaboration is the need to provide a basis for digitization and understand the relevance of technology in the era of society 5.0. With this activity, the organizers realize how important technology is in this era. Participants also realized that currently there are many facilities on the internet that can be used to support participants' creativit.

memprioritaskan generasi milenial yang kreatif dengan digital di era society 5.0 adalah suatu keharus oleh Kabuoaten Engkreng. Hal ini karena menghasilkan banyak transformasi digital terutama di bidang Pendidikan yang dapat menciptakan peluang untuk sumber daya manusia yang lebih kreatif dan daya saing tinggi. Kegiatan pengenalan dan pelatihan plat form proto.io dan google site, dengan metode pengumpulan data sebagai berikut tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Selama kegiatan berlangsung metode ceramah dan praktek yang disertai dengan demonstrasi dimana peserta dibekali modul untuk praktikum. Latar belakang kolaborasi ini adalah kebutuhan untuk memberikan dasar digitalisasi dan memahami relevansi teknologi di era society 5.0. Dengan kegiatan ini, penyelenggara menyadari betapa pentingnya teknologi  di zaman ini. Peserta juga menyadari bahwa saat ini ada banyak fasilitas di internet yang dapat digunakan untuk mendukung kreatifitas peserta.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abidin, Y. (2015). Pembelajaran Multiliterasi: Sebuah Jawaban atas Tantangan Pendidikan Abad Ke-21 dalam konteks Keindonesiaan. Bandung: PT Refika Aditama.

Ermerawati, A. B. (2019). The Application of Let’s Read! in Extensive Reading Class: Integrating MALL and Task-Based Learning. Elementary School Forum (Mimbar Sekolah Dasar), 6(3), 317–329. http://dx.doi.org/10.17509/mimbar-sd.v6i3.20870

Fitriawan, F., Rohmatulloh, D., Asfahani, A., & Ulfa, R. (2020). Pemberdayaan Ekonomi Pemuda Melalui Budidaya Jamur Tiram di Dusun Sidowayah, Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(1), 47-58. https://doi.org/10.37680/amalee.v1i01.187

Heath, S. B. (2011). Language Socialization in Art and Science. In The Handbook of Language Socialization (eds A. Duranti, E. Ochs and B.B. Schieffelin). https://doi.org/10.1002/9781444342901.ch18

Kementerian Perindustrian RI. (2015). Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional 2015 – 2035.

Nugroho, L., Hidayah, N., Ali, A., & Badawi, A. (2020). E-Commerce to Improve Homemaker Productivity (Women Entrepreneur Empowerment at Meruya Utara, Kembangan District, West Jakarta, Indonesia). Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(1), 13-24. https://doi.org/10.37680/amalee.v1i01.166

Samsiyah, N., Suharto, V. T., & Maruti, E. S. (2019). Literacy Literature Learning with Let’s Read Applications in The Pandemic Era. JURNAL HANDAYANI PGSD FIP UNIMED, 11(1), 57–62. https://doi.org/10.24114/jh.v11i1.18666

Setiawan, D., & Amal, B. K. (2016). Membangun Pemahaman Multikultural dan Multiagama Guna Menangkal Radikalisme di Aceh Singkil. Al Ulum, 16(2), 349. https://doi.org/10.30603/au.v16i2.155

Setyawan, A. (2020). Dakwah yang Menyelamatkan: Memaknai Ulang Hakikat dan Tujuan Da’wah Islamiyah. Al-Adabiya: Jurnal Kebudayaan Dan Keagamaan, 15(02), 189-199. https://doi.org/10.37680/adabiya.v15i02.487

Sutarno. (2007). Pendidikan Multikultural. Kalimantan Selatan: Dinas Pendidikan dan FKIP Unlam.

Published
2022-12-07
How to Cite
Endang, A., Pramita, A., Syahruddin, A., Syafaat, M., & Ismaya, I. (2022). Pengenalan Digital Dalam Membentuk Milenial Kreatif Untuk Menghadapi Era Society 5.0 Di Kabupaten Enrekang. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 3(2), 369-376. https://doi.org/10.37680/amalee.v3i2.1321
Abstract views: 465 , PDF (Indonesia) downloads: 455