Implementation of Pancasila Ideology Learning to Prevent Student Radicalism in Elementary School Teacher Education Programs
DOI:
https://doi.org/10.37680/scaffolding.v8i1.8336Keywords:
Implementation of Learning, Pancasila Ideology, Radicalism Prevention, Primary School EducationAbstract
This study analyzes strategies for implementing Pancasila values in the learning process aimed at shaping moderate, tolerant, and patriotic character among students of the Primary School Teacher Education (PGSD) Program at Universitas Serambi Mekkah. Employing a qualitative field research design, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with lecturers and students, and documentation of instructional materials, including Semester Learning Plans (RPS), teaching resources, and academic activity records. Data analysis was conducted using descriptive qualitative techniques encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and was reinforced by a review of relevant literature on radicalism, ideological education, and the internalization of Pancasila values in higher education. The findings reveal that the internalization of Pancasila values through contextual learning strategies, such as dialogical discussions, reflective learning, case-based instruction, the strengthening of ideological literacy, and lecturers’ exemplary conduct, contributes significantly to enhancing students’ awareness of diversity, religious moderation, and national unity. Students not only acquire cognitive understanding of Pancasila but also demonstrate the practical internalization of its values in their daily social interactions. This process strengthens students’ ideological resilience and reduces their susceptibility to radical narratives within the campus environment. The study concludes that learning Pancasila ideology plays a strategic role in preventing radicalism and serves as a fundamental pillar for reinforcing students’ national identity. These findings emphasize the importance of strengthening ideological education in a systematic and sustainable manner to foster a moderate, inclusive, and nationally oriented academic environment.
References
Abbassyakhrin, M., Wahyudi, M. I., & Umam, K. (2024). Gamifikasi Berbasis Platform Digital dalam Meningkatkan Metakognisi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. RaDEn: Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 5(2), 101–114.
Agus, A. (2016). Relevansi Pancasila sebagai Ideologi Terbuka di Era Reformasi. Jurnal Office, 2(2).
Ajeng Lara Sati, M., Marhamah, M., Nurhot, N., & Dewi, U. (2021). Representasi Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbudaya. Jurnal Syntax Fusion, 1(2). https://doi.org/10.54543/fusion.v1i2.14
Angga, L. O. (2021). Kriminologi dan Perspektif Sosial dalam Membangun Kembali Semangat Generasi Muda untuk Mengatasi Ancaman Radikal, Terorisme, Narkoba dan Efek Negatif di Media Sosial. Bacarita Law Journal, 1(2). https://doi.org/10.30598/bacarita.v1i2.3615
Anshar, R. U., & Setiyono, J. (2020). Tugas dan Fungsi Polisi Sebagai Penegak Hukum dalam Perspektif Pancasila. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(3). https://doi.org/10.14710/jphi.v2i3.359-372
Aprilyautami, A., Safitri, V., Nasution, A. F., & Vazira, K. (2024). Demokrasi Pancasila. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1). https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1824
Arrobi, M. (2021). Otoritas Agama di Era Media Baru: Pemetaan Isu dan Tren Kajian. In Perspektif Ilmu Ilmu Sosial di Era Digital: Disrupsi, Emansipasi dan Rekognisi (Issue September). https://www.researchgate.net/publication/355773197_Otoritas_Agama_di_Era_Media_Baru_Pemetaan_isu_dan_tren_kajian
Ayuningtyas, J., & Amani, T. (2023). Filosofi Pancasila dalam Pidato Bung Karno: Lahirnya Pancasila. Jurnal Pancasila dan Bela Negara, 3(1).
Cevi Mochamad Taufik, & Dudi Suparyogi. (2024). Mengembalikan Citra Sebagai Bangsa Besar Melalui Penguatan Karakter Kebangsaan. Jurnal Kebangsaan RI, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.31848/jkri.v1i2.3407
Devina, F., Nurdin, E. S., Ruyadi, Y., Kosasih, E., & Nugraha, R. A. (2023). Penguatan Karakter Pancasila Anak Usia Dini melalui Kearifan Budaya Lokal: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6259–6272. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4984
Djara, K. T. (2020). Gerakan Feminisme Radikal OPMT dalam Isu Kekerasan Seksual di Timor Timur tahun 1974--1999. Journal Civics & Social Studies, 4(2). https://doi.org/10.31980/civicos.v4i2.894
Endah Marendah Ratnaningtyas, Ramli, Syafruddin Edi Saputra, Suliwati Desi, Bekty Taufiq Ari Nugroho, Karimuddin, Muhammad Habibullah Aminy, Nanda Saputra, Khaidir, & Jahja, A. S. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Faiq, H., Kurniawan, G., Devangga Idham, R., Prasetya, R. A., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat. Intelektiva, 4.
Ferdiansyah, D. S. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Kegiatan Dakwah terhadap Transformasi Sosial di Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah-Ntb. Komunike, 12(1), 114–121. https://doi.org/10.20414/jurkom.v12i1.2236
Fikriyah, H. N., Nabilah, P., & Sari, H. P. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikulturalisme di Sekolah. QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(2), 541–550. https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.939
Fuad, A. F. N., & Nurjanah, N. (2022). Pelatihan Pengarusutamaan Moderasi Beragama bagi Generasi Milenial DKI Jakarta. Al-Khidmat, 5(1). https://doi.org/10.15575/jak.v5i1.17345
Hafid, W. (2020). Genealogi Radikalisme di Indonesia (melacak akar sejarah gerakan radikal). Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 1(1). https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v1i1.37
Haq, R. R., Ali, N., Bashith, A., Arifah, F. Z., Amalia, I. D., & Yaqin, N. (2023). Manajemen Pembelajaran dalam Pengembangan Proyek Penguatan Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Al-Amin (P5RA) di MAN 1 Nganjuk. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2815
Huda, S. (2019). FPI: Potret Gerakan Islam Radikal di Indonesia. Jurnal Studi Agama, 5.
Jamaludin, J., Alanur, S., Amus, S., & Hasdin, H. (2022). Penerapan Nilai Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan Kampus Mengajar di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3). https://doi.org/10.31949/jcp.v8i3.2553
Junaidi, K., & Nugroho, A. I. (2023). Upaya Pre-Emptif Satuan Intelijen Keamanan Kepolisian Resor Kota Palangka Raya dalam menangani Radikalisme. Jurnal Sociopolitico, 5(1).
Kurniawati, E., & Matang, M. (2023). Pembentukan Karakter Kebangsaan Berbasis Nilai-Nilai Kenusantaraan. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 10(2), 169–182. https://doi.org/10.36706/jbti.v10i2.22509
Laghung, R. (2023). Pendidikan Karakter Sebagai upaya Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 3(1). https://doi.org/10.51878/cendekia.v3i1.1950
Lumbu, A., Salim, C., Islamianingrum, I., & Erlina, T. (2023). Pemberdayaan Majelis Ta’lim al-Hidayah Lampung Tengah dalam Pencegahan Paham Radikalisme dan konflik antar umat beragama. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.32332/d.v4i2.5412
Mahabatillah, K., Erhamwilda, & Agustin, M. (2024). Analisis Pengembangan Kurikulum Merdeka dan Implementasinya. Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 195–201. https://doi.org/10.29313/ga
Mubin, N., & Setyaningsih, S. (2020). Pengaruh Konten Radikal terhadap sikap Radikalisme (Analisis Berdasarkan Theory of Planned Behavior dari Ajzen dan Fishbein). Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 11(2). https://doi.org/10.21107/personifikasi.v11i2.9104
Nor Ipansyah, Jalaluddin, Bahran, Akhmad Sukris Sarmadi, Nadiyah, Rusdiyah, & Karimuddin Abdullah Lawang. (2024). Implementasi Nilai Dakwah Melalui Toleransi Beragama di Pondok Pesantren. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 19(1), 71–91. https://doi.org/10.21111/attadib.v19i1.11968
Nubowo, A. (2015). Islam dan Pancasila di Era Reformasi: Sebuah Reorientasi Aksi. Jurnal Keamanan Nasional, 1(1). https://doi.org/10.31599/jkn.v1i1.13
Nugroho, A. (2019). Cirebon Masuk Zona Merah Teroris.
Pellokila, J. (2021). Tinjauan Historis Perjalanan Pancasila (sejak penetapannya sebagai dasar negara hingga reformasi). Widya Accarya, 12(1), 40–48. https://doi.org/10.46650/wa.12.1.1035.40-48
Rahayuningsih, F. (2022). Internalisasi filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 1(3). https://doi.org/10.51878/social.v1i3.925
Rijal, M. K., Nasir, M., & Rahman, F. (2022). Potret Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa. Pusaka, 10(1). https://doi.org/10.31969/pusaka.v10i1.672
Rohmiyati, A., Deni, I., Sawandi, E., & Abdillah Subarkah, M. (2023). Pendidikan Agama Islam dalam Rangka Penanggulangan Radikalisasi. Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1). https://doi.org/10.51729/81151
Semadi, Y. P. (2019). Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia menuju Bangsa Berkarakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.23887/jfi.v2i2.21286
Sinaga, Y. T. (2021). Komponen Cadangan sebagai Wujud Bela Negara dan Strategi dalam Menangkal Ancaman Radikalisme-Terorisme di Indonesia. Jurnal Pancasila Dan Bela Negara, 1(2). https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i2.5513
Subekti, K., & Toni, A. (2021). Fungsi komunikasi dalam Organisasi Melalui Grup Obrolan WhatsApp Civitas Academica Fakultas Psikologi Universitas Pancasila. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1). https://doi.org/10.33822/jep.v4i1.2251
Susanti, S. E. (2016). Spiritual Education : Solusi terhadap Dekadensi Karakter dan Krisis Spiritualitas di Era Global. Inzah Online Journal, 1(1), 1–42. https://core.ac.uk/works/78319153
Susanto, M. (2021). Kedudukan dan Fungsi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945: Pembelajaran dari tren global. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(2). https://doi.org/10.54629/jli.v18i2.739
Suwandoko, S., Yasnanto, Y., & Widiyanto, D. (2020). Penguatan Sikap Bela Negara Siswa dalam Menangkal Radikalisme. Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan, 1(1). https://doi.org/10.31002/kalacakra.v1i1.2688
Tasman, T., & Aisyah, A. (2022). Gerakan Islam: Problem ideologi radikal, global jihad dan terorisme keagamaan. Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan, 26(2). https://doi.org/10.15408/dakwah.v26i2.29322
Thoyyib, M. (2018). Radikalisme Islam Indonesia. Ta’ Lim: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(1). https://doi.org/10.52166/talim.v1i1.636
Utami, D., Susanti, R., & Meilinda. (2023). Implementasi Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila sebagai Identitas Manusia Indonesia di Sekolah. Jurnal Pengabdian West Science, 2(01). https://doi.org/10.58812/jpws.v2i01.130
Yani, M. T., Suyanto, T., Ridlwan, A. A., & Febrianto, N. F. (2020). Islam dan Multikulturalisme: Urgensi, Transformasi, dan Implementasi dalam Pendidikan Formal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 8(1), 59–74. https://doi.org/10.15642/jpai.2020.8.1.59-74
Zahrotunnimah, Z. (2018). Pola Operasionalisasi Politik Identitas di Indonesia. ’adalah, 2(11). https://doi.org/10.15408/adalah.v2i11.9438
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hafidh Maksum, Fauzan Muttaqien, Surip Stanislaus, Muhamad Hendry Surya, Endang Fatmawati, Karimuddin Abdullah Lawang

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
