Implementation of Pancasila Ideology Learning to Prevent Student Radicalism in Elementary School Teacher Education Programs

Authors

  • Hafidh Maksum Universitas Serambi Mekkah Aceh; Indonesia
  • Fauzan Muttaqien Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama Lumajang; Indonesia
  • Surip Stanislaus Unika Santo Thomas Medan; Indonesia
  • Muhamad Hendry Surya Akademi Maritim Belawan; Indonesia
  • Endang Fatmawati Universitas Diponegoro Semarang; Indonesia
  • Karimuddin Abdullah Lawang Universitas Islam Al-Aziziyah Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.37680/scaffolding.v8i1.8336

Keywords:

Implementation of Learning, Pancasila Ideology, Radicalism Prevention, Primary School Education

Abstract

This study analyzes strategies for implementing Pancasila values in the learning process aimed at shaping moderate, tolerant, and patriotic character among students of the Primary School Teacher Education (PGSD) Program at Universitas Serambi Mekkah. Employing a qualitative field research design, data were collected through classroom observations, in-depth interviews with lecturers and students, and documentation of instructional materials, including Semester Learning Plans (RPS), teaching resources, and academic activity records. Data analysis was conducted using descriptive qualitative techniques encompassing data reduction, data presentation, and conclusion drawing, and was reinforced by a review of relevant literature on radicalism, ideological education, and the internalization of Pancasila values in higher education. The findings reveal that the internalization of Pancasila values through contextual learning strategies, such as dialogical discussions, reflective learning, case-based instruction, the strengthening of ideological literacy, and lecturers’ exemplary conduct, contributes significantly to enhancing students’ awareness of diversity, religious moderation, and national unity. Students not only acquire cognitive understanding of Pancasila but also demonstrate the practical internalization of its values in their daily social interactions. This process strengthens students’ ideological resilience and reduces their susceptibility to radical narratives within the campus environment. The study concludes that learning Pancasila ideology plays a strategic role in preventing radicalism and serves as a fundamental pillar for reinforcing students’ national identity. These findings emphasize the importance of strengthening ideological education in a systematic and sustainable manner to foster a moderate, inclusive, and nationally oriented academic environment.

References

Abbassyakhrin, M., Wahyudi, M. I., & Umam, K. (2024). Gamifikasi Berbasis Platform Digital dalam Meningkatkan Metakognisi dan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. RaDEn: Jurnal Pendidikan Dasar dan Menengah, 5(2), 101–114.

Agus, A. (2016). Relevansi Pancasila sebagai Ideologi Terbuka di Era Reformasi. Jurnal Office, 2(2).

Ajeng Lara Sati, M., Marhamah, M., Nurhot, N., & Dewi, U. (2021). Representasi Nilai Pancasila dalam Kehidupan Berbudaya. Jurnal Syntax Fusion, 1(2). https://doi.org/10.54543/fusion.v1i2.14

Angga, L. O. (2021). Kriminologi dan Perspektif Sosial dalam Membangun Kembali Semangat Generasi Muda untuk Mengatasi Ancaman Radikal, Terorisme, Narkoba dan Efek Negatif di Media Sosial. Bacarita Law Journal, 1(2). https://doi.org/10.30598/bacarita.v1i2.3615

Anshar, R. U., & Setiyono, J. (2020). Tugas dan Fungsi Polisi Sebagai Penegak Hukum dalam Perspektif Pancasila. Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia, 2(3). https://doi.org/10.14710/jphi.v2i3.359-372

Aprilyautami, A., Safitri, V., Nasution, A. F., & Vazira, K. (2024). Demokrasi Pancasila. IJEDR: Indonesian Journal of Education and Development Research, 2(1). https://doi.org/10.57235/ijedr.v2i1.1824

Arrobi, M. (2021). Otoritas Agama di Era Media Baru: Pemetaan Isu dan Tren Kajian. In Perspektif Ilmu Ilmu Sosial di Era Digital: Disrupsi, Emansipasi dan Rekognisi (Issue September). https://www.researchgate.net/publication/355773197_Otoritas_Agama_di_Era_Media_Baru_Pemetaan_isu_dan_tren_kajian

Ayuningtyas, J., & Amani, T. (2023). Filosofi Pancasila dalam Pidato Bung Karno: Lahirnya Pancasila. Jurnal Pancasila dan Bela Negara, 3(1).

Cevi Mochamad Taufik, & Dudi Suparyogi. (2024). Mengembalikan Citra Sebagai Bangsa Besar Melalui Penguatan Karakter Kebangsaan. Jurnal Kebangsaan RI, 1(2), 1–10. https://doi.org/10.31848/jkri.v1i2.3407

Devina, F., Nurdin, E. S., Ruyadi, Y., Kosasih, E., & Nugraha, R. A. (2023). Penguatan Karakter Pancasila Anak Usia Dini melalui Kearifan Budaya Lokal: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6259–6272. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4984

Djara, K. T. (2020). Gerakan Feminisme Radikal OPMT dalam Isu Kekerasan Seksual di Timor Timur tahun 1974--1999. Journal Civics & Social Studies, 4(2). https://doi.org/10.31980/civicos.v4i2.894

Endah Marendah Ratnaningtyas, Ramli, Syafruddin Edi Saputra, Suliwati Desi, Bekty Taufiq Ari Nugroho, Karimuddin, Muhammad Habibullah Aminy, Nanda Saputra, Khaidir, & Jahja, A. S. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Faiq, H., Kurniawan, G., Devangga Idham, R., Prasetya, R. A., & Fitriono, R. A. (2022). Implementasi Pancasila dalam Kehidupan Bermasyarakat. Intelektiva, 4.

Ferdiansyah, D. S. (2020). Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Kegiatan Dakwah terhadap Transformasi Sosial di Desa Montong Gamang Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah-Ntb. Komunike, 12(1), 114–121. https://doi.org/10.20414/jurkom.v12i1.2236

Fikriyah, H. N., Nabilah, P., & Sari, H. P. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Menanamkan Nilai-Nilai Multikulturalisme di Sekolah. QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 3(2), 541–550. https://doi.org/10.61104/jq.v3i2.939

Fuad, A. F. N., & Nurjanah, N. (2022). Pelatihan Pengarusutamaan Moderasi Beragama bagi Generasi Milenial DKI Jakarta. Al-Khidmat, 5(1). https://doi.org/10.15575/jak.v5i1.17345

Hafid, W. (2020). Genealogi Radikalisme di Indonesia (melacak akar sejarah gerakan radikal). Al-Tafaqquh: Journal of Islamic Law, 1(1). https://doi.org/10.33096/altafaqquh.v1i1.37

Haq, R. R., Ali, N., Bashith, A., Arifah, F. Z., Amalia, I. D., & Yaqin, N. (2023). Manajemen Pembelajaran dalam Pengembangan Proyek Penguatan Pelajar Pancasila Rahmatan Lil Al-Amin (P5RA) di MAN 1 Nganjuk. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(9). https://doi.org/10.54371/jiip.v6i9.2815

Huda, S. (2019). FPI: Potret Gerakan Islam Radikal di Indonesia. Jurnal Studi Agama, 5.

Jamaludin, J., Alanur, S., Amus, S., & Hasdin, H. (2022). Penerapan Nilai Profil Pelajar Pancasila melalui kegiatan Kampus Mengajar di sekolah dasar. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(3). https://doi.org/10.31949/jcp.v8i3.2553

Junaidi, K., & Nugroho, A. I. (2023). Upaya Pre-Emptif Satuan Intelijen Keamanan Kepolisian Resor Kota Palangka Raya dalam menangani Radikalisme. Jurnal Sociopolitico, 5(1).

Kurniawati, E., & Matang, M. (2023). Pembentukan Karakter Kebangsaan Berbasis Nilai-Nilai Kenusantaraan. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori dan Praktik Pendidikan PKn, 10(2), 169–182. https://doi.org/10.36706/jbti.v10i2.22509

Laghung, R. (2023). Pendidikan Karakter Sebagai upaya Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 3(1). https://doi.org/10.51878/cendekia.v3i1.1950

Lumbu, A., Salim, C., Islamianingrum, I., & Erlina, T. (2023). Pemberdayaan Majelis Ta’lim al-Hidayah Lampung Tengah dalam Pencegahan Paham Radikalisme dan konflik antar umat beragama. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.32332/d.v4i2.5412

Mahabatillah, K., Erhamwilda, & Agustin, M. (2024). Analisis Pengembangan Kurikulum Merdeka dan Implementasinya. Golden Age : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 195–201. https://doi.org/10.29313/ga

Mubin, N., & Setyaningsih, S. (2020). Pengaruh Konten Radikal terhadap sikap Radikalisme (Analisis Berdasarkan Theory of Planned Behavior dari Ajzen dan Fishbein). Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 11(2). https://doi.org/10.21107/personifikasi.v11i2.9104

Nor Ipansyah, Jalaluddin, Bahran, Akhmad Sukris Sarmadi, Nadiyah, Rusdiyah, & Karimuddin Abdullah Lawang. (2024). Implementasi Nilai Dakwah Melalui Toleransi Beragama di Pondok Pesantren. Hanifiya: Jurnal Studi Agama-Agama, 19(1), 71–91. https://doi.org/10.21111/attadib.v19i1.11968

Nubowo, A. (2015). Islam dan Pancasila di Era Reformasi: Sebuah Reorientasi Aksi. Jurnal Keamanan Nasional, 1(1). https://doi.org/10.31599/jkn.v1i1.13

Nugroho, A. (2019). Cirebon Masuk Zona Merah Teroris.

Pellokila, J. (2021). Tinjauan Historis Perjalanan Pancasila (sejak penetapannya sebagai dasar negara hingga reformasi). Widya Accarya, 12(1), 40–48. https://doi.org/10.46650/wa.12.1.1035.40-48

Rahayuningsih, F. (2022). Internalisasi filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara dalam mewujudkan profil pelajar Pancasila. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 1(3). https://doi.org/10.51878/social.v1i3.925

Rijal, M. K., Nasir, M., & Rahman, F. (2022). Potret Moderasi Beragama di Kalangan Mahasiswa. Pusaka, 10(1). https://doi.org/10.31969/pusaka.v10i1.672

Rohmiyati, A., Deni, I., Sawandi, E., & Abdillah Subarkah, M. (2023). Pendidikan Agama Islam dalam Rangka Penanggulangan Radikalisasi. Al-Hasanah: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 8(1). https://doi.org/10.51729/81151

Semadi, Y. P. (2019). Filsafat Pancasila dalam Pendidikan di Indonesia menuju Bangsa Berkarakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 2(2). https://doi.org/10.23887/jfi.v2i2.21286

Sinaga, Y. T. (2021). Komponen Cadangan sebagai Wujud Bela Negara dan Strategi dalam Menangkal Ancaman Radikalisme-Terorisme di Indonesia. Jurnal Pancasila Dan Bela Negara, 1(2). https://doi.org/10.31315/jpbn.v1i2.5513

Subekti, K., & Toni, A. (2021). Fungsi komunikasi dalam Organisasi Melalui Grup Obrolan WhatsApp Civitas Academica Fakultas Psikologi Universitas Pancasila. Ekspresi Dan Persepsi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 4(1). https://doi.org/10.33822/jep.v4i1.2251

Susanti, S. E. (2016). Spiritual Education : Solusi terhadap Dekadensi Karakter dan Krisis Spiritualitas di Era Global. Inzah Online Journal, 1(1), 1–42. https://core.ac.uk/works/78319153

Susanto, M. (2021). Kedudukan dan Fungsi Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945: Pembelajaran dari tren global. Jurnal Legislasi Indonesia, 18(2). https://doi.org/10.54629/jli.v18i2.739

Suwandoko, S., Yasnanto, Y., & Widiyanto, D. (2020). Penguatan Sikap Bela Negara Siswa dalam Menangkal Radikalisme. Jurnal Kalacakra: Ilmu Sosial dan Pendidikan, 1(1). https://doi.org/10.31002/kalacakra.v1i1.2688

Tasman, T., & Aisyah, A. (2022). Gerakan Islam: Problem ideologi radikal, global jihad dan terorisme keagamaan. Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Kemasyarakatan, 26(2). https://doi.org/10.15408/dakwah.v26i2.29322

Thoyyib, M. (2018). Radikalisme Islam Indonesia. Ta’ Lim: Jurnal Studi Pendidikan Islam, 1(1). https://doi.org/10.52166/talim.v1i1.636

Utami, D., Susanti, R., & Meilinda. (2023). Implementasi Bhinneka Tunggal Ika dan nilai-nilai Pancasila sebagai Identitas Manusia Indonesia di Sekolah. Jurnal Pengabdian West Science, 2(01). https://doi.org/10.58812/jpws.v2i01.130

Yani, M. T., Suyanto, T., Ridlwan, A. A., & Febrianto, N. F. (2020). Islam dan Multikulturalisme: Urgensi, Transformasi, dan Implementasi dalam Pendidikan Formal. Jurnal Pendidikan Agama Islam (Journal of Islamic Education Studies), 8(1), 59–74. https://doi.org/10.15642/jpai.2020.8.1.59-74

Zahrotunnimah, Z. (2018). Pola Operasionalisasi Politik Identitas di Indonesia. ’adalah, 2(11). https://doi.org/10.15408/adalah.v2i11.9438

Published

2026-01-21