Teknologi Akuaponik sebagai Solusi Kemandirian Pangan Keluarga di Kelompok Kampung Wolulas Kecamatan Turen Kabupaten Malang

Aquaponic Technology as a Solution for Family Food Resilience in the Wolulas Village Group, Turen District, Malang Regency

  • Riza Rahman Hakim Jurusan Perikanan, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Hariyadi Hariyadi Jurusan Perikanan, Universitas Muhammadiyah Malang
Keywords: akuaponik, ikan lele, kemandirian pangan, sayuran

Abstract

Aquaponics is a technology that combines fish and vegetable cultivation at one system. Aquaponics can be used as an alternative to drive food resilience at the family level. For it can also provide benefits for improving family nutrition by fulfilling animal and vegetable protein, it is necessary to disseminate this technology to the public. The implementation of this service community program aims to disseminate aquaponic technology to the community, especially in Kampung Wolulas Group, Turen District of Malang Regency. The method used in the program was to provide solutions and basic information related to aquaponics, which was implemented through training and applications as well as partner assistance. There were three models of appropriate aquaponic technology applied, namely the bucket pond, the round tarpaulin pond, and the square tarpaulin pond. The cultivation results showed the survival rate of catfish by 65% and the feed conversion ratio of 1,1. Based on the results of the aquaponics, it is more expected to be a solution for family food resilience, especially in partner groups.

Akuaponik merupakan teknologi yang menggabungkan budidaya ikan dan tanaman sayuran dalam satu periode budidaya. Teknologi akuaponik bisa dijadikan alternatif untuk menggerakkan kemandirian pangan di tingkat keluarga. Karena sangat berguna untuk memberikan manfaat bagi peningkatan gizi keluarga melalui pemenuhan gizi protein hewani dan nabati, perlu adanya diseminasi teknologi akuaponik ini kepada masyarakat. Pelaksanaan program pengabdian ini bertujuan untuk mendiseminasikan teknologi akuaponik pada masyarakat khususnya di Kelompok Kampung Wolulas Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan Program Pengabdian Kelompok ini adalah memberikan solusi dan informasi dasar terkait teknologi akuaponik di kelompok mitra, yang dilaksanakan melalui kegiatan pelatihan dan aplikasi teknologi, serta pendampingan mitra. Terdapat 3 model teknologi tepat guna akuaponik yang diaplikasikan, yaitu model akuaponik dengan kolam bak ember, kolam terpal bundar, dan kolam terpal kotak. Hasil budidaya menunjukkan keberhasilan hidup ikan lele sebesar 65% dan rasio konversi pakan (FCR) sebesar 1,1. Dengan hasil penerapan teknologi akuaponik ini diharapkan dapat menjadi solusi kemandirian pangan keluarga khususnya di kelompok mitra.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bernstien, S. (2011). Aquaponic Gardening: a step-by-step guide to raising vegetables and fish together. New Society Publishers.

Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. (2017). Statistik Perikanan Budidaya Indonesia. Departemen Kelautan dan Perikanan. Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia.

Endut, A., Jusoh, A., Ali, N., Wan Nik, W. B., & Hassan, A. (2010). A study on the optimal hydraulic loading rate and plant ratios in recirculation aquaponic system. Bioresource technology, 101(5), 1511–1517. https://doi.org/10.1016/j.biortech.2009.09.040

Ghaly, A. E., Kamal, M., & Mahmoud, N. S. (2005). Phytoremediation of aquaculture wastewater for water recycling and production of fish feed. Environment international, 31(1), 1–13. https://doi.org/10.1016/j.envint.2004.05.011

Janti, S. (2014). Analisis Validitas Dan Reliabilitas Dengan Skala Likert Terhadap Pengembangan SI/TI dalam Penentuan Pengambilan Keputusan Penerapan Strategic Planning Pada Industri Garmen. Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) 2014 Yogyakarta.

Nurcahyo, R., Adiputra, I., & Pangestu, F. (2020). Inovasi Alarm dan Kedisiplinan Masyarakat dalam Manajemen Pembuangan Sampah Rumah Tangga di Perkotaan. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 1(2), 149-157. https://doi.org/10.37680/amalee.v1i2.384

Pantanella, E., Cardarelli , M., Colla, G., Rea , E. and Marcucci, A. (2012). Aquaponics vs. Hydroponics: Production and Quality of Lettuce Crop. Acta Hortic. 927, 887-893 https://doi.org/10.17660/ActaHortic.2012.927.109

Rakocy, J., Masser, M. P., & Losordo, T. (2016). Recirculating aquaculture tank production systems: aquaponics-integrating fish and plant culture. Retrieved from https://extension.okstate.edu/fact-sheets/recirculating-aquaculture-tank-production-systems-aquaponics-integrating-fish-and-plant-culture.html

Roosta, H. R., & Hamidpour, M. (2011). Effects of foliar application of some macro-and micro-nutrients on tomato plants in aquaponic and hydroponic systems. Scientia Horticulturae, 129(3), 396-402. https://doi.org/10.1016/j.scienta.2011.04.006

Savidov, N.A., Hutchings, E. and Rakocy, J.E. (2007). Fish and Plant Production in a Recirculating Aquaponic System: a New Approach to Sustainable Agriculture in Canada. Acta Hortic. 742, 209-221 https://doi.org/10.17660/ActaHortic.2007.742.28

Siswoyo, B., Hasan, U., & Manullang, H. (2021). Budidaya Ikan Lele dengan Teknologi Bioflok di Kelurahan Nelayan Indah. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 1-6. doi: https://doi.org/10.46576/rjpkm.v2i1.635

Somerville, C., Cohen, M., Pantanella, E., Stankus, A., & Lovatelli, A. (2014). Small-scale aquaponic food production: integrated fish and plant farming. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper, (589), I.

Published
2021-01-17
How to Cite
Hakim, R., & Hariyadi, H. (2021). Teknologi Akuaponik sebagai Solusi Kemandirian Pangan Keluarga di Kelompok Kampung Wolulas Kecamatan Turen Kabupaten Malang. Amalee: Indonesian Journal of Community Research and Engagement, 2(1), 43-52. https://doi.org/10.37680/amalee.v2i1.643
Abstract views: 78 , PDF (Bahasa Indonesia) downloads: 84