The Implementation of the Merdeka Curriculum and Its Implications for the Internalization of Anti-Corruption Values Among Students

Authors

  • Ni Luh Wayan Yasmiati Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Lasmawan Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Gusti Putu Suharta Universitas Pendidikan Ganesha
  • I Wayan Widiana Universitas Pendidikan Ganesha

DOI:

https://doi.org/10.37680/qalamuna.v18i1.7403

Keywords:

Anti-Corruption Education; Character Education; Merdeka Curriculum; Value Internalization

Abstract

This study aims to analyze the implementation of the Merdeka Curriculum and its implications for the internalization of anti-corruption values among students in public junior high schools (SMPN) in Singaraja City. The research employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews with teachers involved in implementing the Merdeka Curriculum at SMP Negeri 2 and SMP Negeri 4 Singaraja. The findings indicate that implementing the Merdeka Curriculum has positive implications for the internalization of anti-corruption values, particularly through project-based learning and the Pancasila Student Profile Strengthening Project (Proek Penguatan Profil Pelajar Pancasila/P5), which facilitates the contextual cultivation of values such as honesty, responsibility, and integrity. The curriculum's flexibility allows teachers to design character education that is relevant to students’ learning experiences. However, these implications have not yet been fully optimized due to several constraints, including limited operational guidelines for anti-corruption education, insufficient teacher training, and uneven understanding among students and educators regarding the substance of anti-corruption values. In addition, institutional support from schools and family involvement in reinforcing value-based practices remain suboptimal. This study recommends strengthening collaborative strategies among schools, local governments, and the community to ensure the sustainable internalization of anti-corruption values within the Merdeka Curriculum framework. This research contributes to the development of contextual character education practices and provides insights for the formulation of anti-corruption education policies at the school level.

References

Abdul Fattah Nasution, Setia Ningsih, Mona Febrica Silva, Leli Suharti, & Jekson Parulian Harahap. (2023). Konsep Dan Implementasi Kurikulum Merdeka. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(3), 201–211. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i3.37

Abdullah Lawang, K., Ismail, D., Erliana, L., Subki, S., Abdullah Aji, Y., & Syahrul, F. (2024). Building Parental Awareness of Children’s Education Expenses in the Indonesian Community in Kuala Lumpur, Malaysia. Teumulong: Journal of Community Service, 2(3), 113–122. https://doi.org/10.62568/jocs.v2i3.127

Afriani, R., Mulawarman, W. G., & Nurlaili, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Pembelajaran di SMP Patra Dharma 2 Balikpapan. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Pendidikan, 3(3), 123–132. https://doi.org/10.30872/jimpian.v3ise.2930

Ali, M. K., Al Muhtadibillah Ali, F. F. A., Rahmi Imanda Ali, & Arrahmil Hasanah. (2025). Pelestarian Silek Kumango sebagai Media Dakwah Kultural dalam Mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan di Minangkabau. Cognoscere: Jurnal Komunikasi Dan Media Pendidikan, 3(2), 1–5. https://doi.org/10.61292/cognoscere.267

Ambarwati, D., Zahro, K. N., & Chotimah, U. K. (2023). Internalisasi Pendidikan Antikorupsi Berbasis Komunitas “ Pasraman Widya Saraswati .” Journal Lex Renaissance, 5(1), 65–80. https://doi.org/10.35316/assidanah.v1i1.294-312

Astutik, D. R. P., & Supratno, H. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Sanggar Bimbingan Sungai Mulia 5 Malaysia. AT-TAJDID: Jurnal Pendidikan Dan Pemikiran Islam, 08(01), 238–254.

Bimantoro, A., Pramesti, W. A., Bakti, S. W., Samudra, M. A., & Amrozi, Y. (2021). Paradoks Etika Pemanfaatan Teknologi Informasi di Era 5.0. Jurnal Teknologi Informasi, 7(1), 58–68. https://doi.org/10.52643/jti.v7i1.1425

Burhan Bungin. (2007). Penelitian Kualitatif Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik dan Ilmu Sosial Lainnya (II). Kencana.

Devina, F., Nurdin, E. S., Ruyadi, Y., Kosasih, E., & Nugraha, R. A. (2023). Penguatan Karakter Pancasila Anak Usia Dini melalui Kearifan Budaya Lokal: Sebuah Studi Literatur. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 6259–6272. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.4984

Dinata, D. Z., Rahmania, A., Cantika, Aura, D., & Aryan, S. R. (2025). Membangun Generasi Muda Berintegritas Melalui Internal- Isasi Nilai-Nilai Pancasila Sebagai Upaya Pencegahan Korupsi. Jurnal Ilmu Hukum, 2(2), 321–324. https://doi.org/10.62017/syariah

Fajari, L. E. W., Sa’diyah, H., Aini, S., & Dzakiroh, F. (2022). Sosialisasi Pentingnya Pendidikan Bagi Generasi Muda di Kelurahan Cikerai Kecamatan Cibeber Kota Cilegon. I-Com: Indonesian Community Journal, 2(2), 416–425. https://doi.org/10.33379/icom.v2i2.1609

Febrianshari, D. (2018). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Karakter dalam Pembuatan Punch Zaman Now. Jurnal Pemikiran Dan Pengembangan SD, 6(1), 88–95.

Hakim, A. R., & Darojat, J. (2023). Pendidikan Multikultural dalam Membentuk Karakter dan Identitas Nasional. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1337–1346. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i3.1470

Hanifah, A. R., Afifullah, M., & Nasrullah, E. (2024). Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Madrasah Tsanawiyah Darun Najah Karangploso Malang. VICRATINA: Jurnal Pendidikan Islam, 9(5), 124–133.

Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan Model Pembelajaran Abad 21 dalam Perkembangan Era Society 5.0. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011–3024. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2589

Irmayanti, R. W., Marmoah, S., & Sriyanto, M. I. (2023). Implementasi kurikulum merdeka pada sekolah penggerak dalam perspektif fungsi manajemen di sekolah dasar. Didaktika Dwija Indria, 11(2). https://doi.org/10.20961/ddi.v11i2.75611

Kurniawati, E., & Matang, M. (2023). Pembentukan Karakter Kebangsaan Berbasis Nilai-Nilai Kenusantaraan. Bhineka Tunggal Ika: Kajian Teori Dan Praktik Pendidikan PKn, 10(2), 169–182. https://doi.org/10.36706/jbti.v10i2.22509

Latuconsina, N., Fretes, J. De, & Tehuayo, J. (2020). Study of the Role of Customary Institutions in Government Systems in Hitu Lama State, Leihitu District, Central Maluku Regency. Jurnal Ilmiah Tata Sejuta STIA Mataram, 6(1). https://doi.org/10.32666/tatasejuta.v6i1.106

Maulidia, M., Shufiatuddin, S. R. A., Damastuti, R., Istiqomah, S. Al, Haq, R. R., & Sholeh, L. (2023). Pendidik atau guru yang berperan penting dalam pengembangan kurikulum didalam kelasnya, yang akan menterjemahkan, menjabarkan, dan mentransformasikan nilai-nilai yang terdapat dalam kurikulum kepada peserta didik. Dalam hal ini, tugas guru tidak hanya men. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 6424–6431. https://doi.org/10.37905/dej.v3i2.2252

Mawardi, M. (2019). Optimalisasi Kompetensi Guru Dalam Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran. Jurnal Ilmiah Didaktika: Media Ilmiah Pendidikan Dan Pengajaran, 20(1), 69. https://doi.org/10.22373/jid.v20i1.3859

Muharudin, E., Pamungkas, O. Y., Sudigdo, A., Mildaeni, I. N., & Septriani, H. (2023). The Intertextuality of Contemporary Indonesian Poetry: Spiritual Values in Notonegoro’s Perspective. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding, 10(7), 66–76. https://ijmmu.com/index.php/ijmmu/article/view/4803

Muhsinin, M. (2013). Model Pendidikan Karakter Berbasis Nilai-Nilai Islam Untuk Membentuk Karakter Siswa Yang Toleran. Edukasia : Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 205–228. https://doi.org/10.21043/edukasia.v8i2.751

Mulyasa, E. (2002). Manajemen Berbasis Sekolah, Konsep strategi dan Implementasi. Remaja Rosda Karya.

Ningsih, T. (2019). Peran Pendidikan Islam Dalam Membentuk Karakter Siswa Di Era Revolosi Industri 4.0 Di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Banyumas. INSANIA : Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 24(2), 220–231. https://doi.org/10.24090/insania.v24i2.3049

Nuraini Alkhasanah, Darsinah, & Ernawati. (2023). Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa SD. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 10(2), 636–649. https://doi.org/10.38048/jipcb.v10i2.1271

Nurazizah, T. S., Ulfiah, Z., Dewi, D. A., & Hamid, S. I. (2021). Membangun Karakter Bangsa melalui Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah. Journal Basicedu, 5(6), 5405–5415. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i6.1671

Nurhabibi, A., Ismail, D., Kuswandi, D., Anggraeni, A. F. D. G., & Aji, Y. A. (2025). Strategi Lembaga Pendidikan Islam dalam Membentuk Karakter Siswa di Era Digital. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 249–258. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i2.1527

Nurhasanah, S. (2021). Integrasi Pendidikan Multikultural Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Untuk Membentuk Karakter Toleran. Al-Hasanah : Islamic Religious Education Journal, 6(1), 133–151. https://doi.org/10.51729/6135

Pradana, Y. (2021). Kampanye Nilai-Nilai Antikorupsi Melalui Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. PKn Progresif, 16(2), 76–85. https://doi.org/10.20961/pknp.v16i2.49749

Prasetiyo, M. B., & Rosy, B. (2020). Model Pembelajaran Inkuiri Sebagai Strategi Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 9(1), 109–120. https://doi.org/10.26740/jpap.v9n1.p109-120

Pujowati, Y., Hasibuan, P. A. S., & Budiono, S. T. (2024). Implementasi Pendidikan Antikorupsi Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Di Sekolah Menengah AtasDi Kota Surabaya. Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi, 2(1), 23–30. https://doi.org/10.59024/jpma.v2i1.547

Putri, W., & Kurniawan, M. A. (2024). Peran Guru dalam Membentuk Karakter Siswa (Studi Kasus di MI Al-Khoeriyah Bogor). Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(4), 1–14.

Rahmatulloh, J. (2017). Legalitas Kewenangan Penyelenggara Pendidikan dalam Menarik Pungutan di Satuan Pendidikan Dasar. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 3(1), 137–156. https://acch.kpk.go.id/images/jurnal/Jurnal-INTEGRITAS-Volume-3-No-2-tahun-2017-05.pdf

Ramdhan, T. W. (2021). Kurikulum Pendidikan Islam Multikultural (Analisis Tujuan Taksonomi dan Kompetensi Peserta Didik). Journal PIWULANG, 1(2), 121. https://doi.org/10.32478/ngulang.v1i2.233

Rangkuti, A. (2017). Keadilan Dalam Perspektif Islam. Journal TAZKIYA, 1(2), 115–143. https://doi.org/10.33853/istighna.v1i2.6

Ratnaningtyas, E. M., Ramli, S. E. Saputra, Suliwati Desi, B. Taufiq Ari Nugroho, Karimuddin, Muhammad Habibullah Aminy, Nanda Saputra, Khaidir, & Jahja, A. S. (2023). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.

Rokhim, A., Lawang, K. A., Zuraida, & Syahrul, F. M. (2025). Islamic Legal Principles And National Reform: A Study Of The 2023 Indonesian Penal Code. Kanun: Jurnal Ilmu Hukum, 27(1), 133–151. https://doi.org/10.24815/kanun.v27i1.41348

Sa’diyah, I.S., Oktavia, R., Bisyara, R.S., & Badrudin. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Jenjang SMA. Khazanah Multidisziplin, IV(2), 348–362. https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kl

Simanjuntak, K. (2015). Implementasi Kebijakan Desentralisasi Pemerintahan di Indonesia. Jurnal Bina Praja, 07(02), 111–130. https://doi.org/10.21787/jbp.07.2015.111-130

Siregar, A. A., & Chastanti, I. (2022). Implementasi Pendidikan Antikorupsi Di Sekolah. Sosial Horizon: Jurnal Pendidikan Sosial, 9(1), 13–22. https://doi.org/10.31571/sosial.v9i1.1799

Sri, C., Barus, A., & Sohilait, D. (2022). IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DALAM PEMBELAJARAN IPS DI INDONESIA : SEBUAH SYSTEMATIC REVIEW. Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Indonesia, 9(3), 200–213.

Sucipto, S., Sukri, M., Patras, Y. E., & Novita, L. (2024). Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar: Systematic Literature Review. Kalam Cendekia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 12(1). https://doi.org/10.20961/jkc.v12i1.84353

Sugiono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D (Bandung: Alfabeta).

Suranto. (2016). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Yang Terkandung Dalam Tayangan ”Mario Teguh Golden Ways”. Jurnal Pendidikan Karakter, 7(2), 181–191. https://doi.org/10.21831/jpk.v6i2.12048

Usman, H. (2015). Kepemimpinan Berkarakter Sebagai Model Pendidikan Karakter. Jurnal Pendidikan Karakter, 4(3), 265–273. https://doi.org/10.21831/jpk.v0i3.2749

Wea, Y. A., Seke, A., & Mode, M. R. (2024). Implementasi Nilai-Nilai Anti Koruptif Dalam Mewujudkan Mahasiswa Yang Berkarakter Anti Korupsi. Jurnal PEKAN, 9(2), 131–136.

Widiarto, A. (2020). Analisis Kebijakan Pengelolaan Guru di Indonesia. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 11(1), 89–103. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v11i1.1525

Zuraida, M., Nuraini, N., Pratama, A. I., & Lawang, K. A. (2025). Kontribusi Pendidikan Agama Islam dan Pendidikan Kewarganegaraan terhadap Pencapaian SDGs 2030. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(6), 24–33. https://doi.org/10.59818/jpi.v5i6.2138

Downloads

Published

2026-02-10

How to Cite

Yasmiati, N. L. W., Lasmawan, I. W., Suharta, I. G. P., & Widiana, I. W. (2026). The Implementation of the Merdeka Curriculum and Its Implications for the Internalization of Anti-Corruption Values Among Students. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 18(1), 207–218. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v18i1.7403

Issue

Section

Articles