The Pancasila Fortress Campus Tourism Model in Character Strengthening at Sebelas Maret University of Surakarta

Authors

  • Bramastia Bramastia Universitas Sebelas Maret
  • Leo Agung Sutimin Universitas Sebelas Maret
  • Djono Djono Universitas Sebelas Maret
  • Winarno Winarno Universitas Sebelas Maret
  • Andrea Salsalova Universitas Sebelas Maret

DOI:

https://doi.org/10.37680/qalamuna.v18i1.7999

Keywords:

model, tourism, pancasila fortress, character education, uns

Abstract

This research aims to develop the Pancasila Fortress Campus Tourism Model at Sebelas Maret University (UNS) Surakarta as a character-learning strategy grounded in Pancasila values. The research approach uses mixed methods with descriptive qualitative dominance. Data were obtained through questionnaires, interviews, observations, and documentation involving 148 students of SMA Persatuan Kedungpring Lamongan and 12 mentors, with 100 students as questionnaire respondents. Qualitative data analysis used Miles and Huberman's interactive model, and the instrument's reliability was assessed using Cronbach's Alpha, yielding a value of 0.891, indicating high internal consistency. The study's results show that Pancasila Fort Campus Tourism activities significantly strengthen participants' character, particularly in tolerance, nationalism, and cultural appreciation. The developed model consists of five main components: understanding of the learning model, activity design, implementation, evaluation, and general assessment. Participants responded positively, with an average score in the good-to-very good range, and 90% stated that this program is feasible to implement continuously. This finding confirms that campus tourism is not only a means of introducing the university environment but also an effective experiential learning medium for internalizing Pancasila values in context. This model has the potential to be replicated across various educational institutions as a best practice for strengthening character education.

References

Agustian, A. G. (2008). ESQ: Emotional Spiritual Quotient—The ESQ Way 165. Arga.

Anjarwati. (2025). Upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila dengan melatih karakter kemandirian. Jurnal Pendidikan. https://journal.univetbantara.ac.id/index.php/jp/article/view/4153

Ariska. (2024). Pancasila and Citizenship Education as a Basis for Character and Nation Image Development. International Journal of Social Education. https://journal.berpusi.co.id/index.php/IJoSE/article/view/658

Banks, J. A. (2002). Keberagaman budaya dan pendidikan. Allyn dan Bacon.

Brata. (2025). Character Building Based on Pancasila Student Profile in Islamic Education Institutions. International Journal of Social and Humanities Studies. https://ejournal.ijshs.org/index.php/edu/article/view/408

Damanik, M. R. M., & Zainal, A. (2020). Pendidikan karakter berbasis experiential learning: Strategi internalisasi nilai pada mahasiswa perguruan tinggi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 5(1), 12–23. https://doi.org/10.17977/um019v5i1p12-23

Daryanto. (2013). Inovasi pembelajaran efektif. Yrama Widya.

Glenn, C. L. (2001). Pelukan yang ambigu: Pemerintah dan sekolah berbasis agama dan lembaga sosial. Princeton University Press.

Harizi, R., Wijaya, R. A., Trinadi, P., Saputra, A. C., & Jananda, B. (2024). Penguatan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan karakter di sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling. https://jurnal.ittc.web.id/index.php/jpdsk/article/view/2223

Hasbi, M., Fitri, & Muktamar, A. (2023). Character Building Profile of Pancasila Students as an Effort to Realize National Character. ETDC: Indonesian Journal of Research and Educational Review. https://www.etdci.org/journal/ijrer/article/view/938

Hayqal & Najicha. (2025). Peran pendidikan Pancasila sebagai pembentuk karakter mahasiswa. Civic Education Journal. https://ejurnal.unima.ac.id/index.php/civic-edu/article/view/6165

Indriani, D., Casini, C., Rizky, N., Herawati, P., & Kurniawati, K. (2025). Pengembangan Model Pendidikan Karakter Berbasis Experiential Learning dan Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(2), 22830–22835.

Jayana, T. A., & Windariana, R. (2024). Pendidikan Kewarganegaraan: Sebuah Pengantar Untuk Membangun Karakter Bangsa. Anak Hebat Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=HOYTEQAAQBAJ

Kaelan. (2023). Pendidikan Pancasila. Penerbit Paradigma.

Karsidi, R. (2025). Budaya dalam Penguatan Karakter. Dalam Seminar. Disampaikan dalam Acara Seminar Akulturasi budaya dan Sains di Gedung Pascasarjana UNS pada tanggal.

Kemendikbud. (2020). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Khaliza, C., Besral, B., Ariawan, I., & EL-Matury, H. (2021). Efek Bullying, Kekerasan Fisik, dan Kekerasan Seksual terhadap Gejala Depresi pada Pelajar SMP dan SMA di Indonesia: Analisis Data Global School-Based Student Health Survey Indonesia 2015. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat Indonesia, 2(2), 98–106.

Lickona, T. (2015). Educating For Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility (4th Eds.). Dalam Jakarta: Bumi Aksara. Random House Publishing Group. https://books.google.co.id/books?id=QBIrPLf2siQC

Mulato. (2024). Peringkat Indeks Toleransi Solo Terjun Bebas, dari 4 ke 10. Surakarta. https://www.rri.co.id/daerah/538310/peringkat-indeks-toleransi-solo-terjun-bebas-dari-4-ke-10

Muslich, M. (2011). Pendidikan Karakter: Menjawab Tantangan Krisis Multidimensional. PT Bumi Aksara.

Nasional, K. P. (2011). Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Kemdiknas.

Nofrita. (2025). Strengthening character education through the Strengthening Pancasila Profile project (P5). PIJED Journal. https://ejournal.ppsdp.org/index.php/pijed/article/view/130

Nurhayati. (2022). Determinasi Manajemen Pendidikan Islam. Jmpis, 3(1), 451.

Octavia & Rube’i. (2017). Penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila untuk membentuk mahasiswa menjadi warga negara yang baik dan cerdas. Jurnal Sosial. https://journal.upgripnk.ac.id/index.php/sosial/article/view/427

Oktavianus, A. (2022). Peran Sivitas Akademika dalam Meningkatkan Ketahanan Masyarakat Indonesia. Dalam Makalah, disampikan dalam Orasi Kebangsaan dan soft launching Gedung Javanologi UNS 2 Juni 2022 di Javanologi UNS.

Patton, M. Q. (2015). Metode penelitian & evaluasi kualitatif (edisi ke-4. Publikasi SAGE.

Prihatsari, T. (2015). Diduga jadi Korban Perundungan, Remaja di Solo Meninggal. https://www.metrotvnews.com/read/kWDCZgPO-diduga-jadi-korban-perundungan-remaja-di-solo-meninggal

Rahayu, dkk. (2025). Bullying di Sekolah: Kurangnya Empati Pelaku Bullying dan Pencegahan—Penelitian kuantitatif menunjukkan berbagai bentuk bullying di sekolah dasar dan faktor pemicunya.

Risdiany, H., & Anggraeni, D. A. (2021). Penguatan karakter bangsa sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila. Jurnal Pendidikan Indonesia. https://japendi.publikasiindonesia.id/index.php/japendi/article/view/140

Romadhonia & Zamili. (2025). Character construction of Pancasila student profiles through religious activities. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia. https://ojs.pps-ibrahimy.ac.id/index.php/jpii/article/view/655

Safaat, R. A. (2023). Tindakan Bullying di Lingkungan Sekolah yang Dilakukan Para Remaja. Journal Global Ilmiah, 1(2).

Samani, M. & Hariyanto. (2011). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Remaja Rosdakarya.

Saputri. (2025). Penguatan pendidikan karakter melalui profil pelajar Pancasila: Arah baru pendidikan. Jurnal Pendidikan Dasar. https://jurnal.umpwr.ac.id/jpd/article/view/4895

Sudrajat, A. (2011). Pendidikan karakter dalam perspektif kebijakan nasional. Jurnal Pendidikan Karakter, 1(1), 45–54.

Sugiyarto, S., & Amaruli, R. J. (2018). Pengembangan pariwisata berbasis budaya dan kearifan lokal. Jurnal Administrasi Bisnis, 7(1), 45. https://doi.org/10.14710/jab.v7i1.22609

Suparno. (2018). Urgensi pendidikan karakter dalam membangun generasi bangsa. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(1), 1–12.

Sutoyo. (2021). Penguatan karakter mahasiswa melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila. Journal Global Citizen. https://ejurnal.unisri.ac.id/index.php/glbctz/article/view/6688

Suyanto. (2010). Urgensi pendidikan karakter. Jurnal Pendidikan, 11(2), 23–35.

Usmawati. (2025). Building the character of Pancasila students with multicultural awareness. JIPP: Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JIPP/article/view/93006

Wibowo, A. (2012). Pendidikan Karakter: Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban. Pustaka Pelajar.

Yulianti, Y., Lestari, H., & Rahmawati, I. (2022). Penerapan Model Pembelajaran RADEC terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(1). https://doi.org/10.31949/jcp.v8i1.1915

Zainuddin, M., & Mujahid, I. (2019). Internalisasi nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan tinggi. Journal of Civic Education, 3(2), 98–106.

Downloads

Published

2026-02-06

How to Cite

Bramastia, B., Sutimin, L. A., Djono, D., Winarno, W., & Salsalova, A. (2026). The Pancasila Fortress Campus Tourism Model in Character Strengthening at Sebelas Maret University of Surakarta. QALAMUNA: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Agama, 18(1), 141–154. https://doi.org/10.37680/qalamuna.v18i1.7999

Issue

Section

Articles